Dokumentasi
DocsBilling & Invoice

Billing & Invoice

Panduan lengkap sistem billing otomatis LancarTech — dari pembuatan invoice, siklus penagihan, prorating, metode pembayaran, hingga auto-suspend dan reactivation. Semua berjalan otomatis tanpa intervensi manual.

Overview

LancarTech mengotomasi seluruh siklus billing ISP Anda. Tidak seperti sistem billing tradisional yang menagih per-subscriber, LancarTech menjalankan billing setiap layanan internet yang aktif memiliki tanggal billing, invoice, dan siklus penagihannya sendiri.

Jika satu subscriber memiliki 2 layanan — misalnya PPPoE di rumah dan Hotspot di kantor — masing-masing akan mendapat invoice terpisah dengan tanggal jatuh tempo yang bisa berbeda. Model ini mengikuti standar industri telekomunikasi seperti yang diterapkan Indihome dan ISP besar lainnya.

Invoice Otomatis

Invoice dibuat otomatis H-7 sebelum jatuh tempo tanpa intervensi admin.

Reminder Multi-Channel

Pengingat otomatis via WhatsApp, SMS, dan Email pada jadwal yang dapat dikonfigurasi.

Payment Gateway

Terintegrasi Tripay untuk pembayaran online otomatis (VA, QRIS, E-Wallet, Minimarket).

Auto-Suspend & Reactivate

Layanan otomatis dinonaktifkan saat menunggak dan aktif kembali saat lunas.

Siklus Billing

Setiap service memiliki tanggal billing (billing date) yang ditentukan saat service pertama kali diaktifkan. Berikut adalah alur lengkap siklus billing dari awal hingga akhir:

H-7

Invoice Dibuat & Reminder Pertama

Sistem membuat invoice secara otomatis untuk periode billing berikutnya. Invoice berisi detail layanan, paket, harga, pajak (jika ada), dan periode. Bersamaan dengan itu, reminder pertama dikirim ke subscriber via WhatsApp/SMS/Email yang berisi informasi tagihan dan link pembayaran.

H-3

Reminder Kedua

Jika subscriber belum melakukan pembayaran, sistem mengirim reminder kedua. Pesan ini menyertakan link pembayaran langsung yang dapat diklik subscriber untuk membayar melalui payment gateway Tripay. Template pesan dapat disesuaikan per tenant.

H-1

Reminder Terakhir

Reminder terakhir sebelum jatuh tempo. Pesan menekankan bahwa tagihan akan jatuh tempo besok dan layanan berisiko dinonaktifkan jika tidak segera dilunasi. Ini adalah kesempatan terakhir subscriber untuk membayar sebelum deadline.

H+0

Jatuh Tempo

Tanggal jatuh tempo invoice. Sistem mengirim notifikasi terakhir bahwa tagihan telah jatuh tempo. Pada tahap ini, invoice berstatus Overdue. Grace period mulai dihitung untuk auto-suspend.

H+3

Auto-Suspend (Isolir)

Setelah grace period (default 3 hari, dapat dikonfigurasi per tenant), sistem secara otomatis menonaktifkan layanan subscriber. PPP secret/hotspot user di-disable di MikroTik, status service berubah menjadi Suspended, dan notifikasi isolir dikirim. Jumlah hari grace period dapat diatur dari 1 hingga 14 hari.

H-7

Pembayaran Diterima & Auto-Reactivate

Saat pembayaran diterima (baik via payment gateway maupun pembayaran manual oleh admin), sistem secara otomatis: mengubah status invoice menjadi Paid, mengaktifkan kembali PPP secret/hotspot user di MikroTik, mengubah status service menjadi Active, membuat jurnal akuntansi, dan mengirim konfirmasi pembayaran ke subscriber.

billing dapat disesuaikan per tenant — termasuk jumlah hari sebelum invoice dibuat, jadwal reminder, grace period sebelum suspend, dan template pesan. Akses melalui

Invoice Generation

Invoice dibuat secara otomatis oleh background job yang berjalan setiap hari. Berikut proses detail pembuatan invoice:

1
Scanning Service Aktif

Setiap hari, sistem menjalankan background job yang memeriksa seluruh service dengan status Active di semua tenant. Job ini berjalan pada dini hari (default: 01:00 WIB) untuk menghindari beban traffic puncak.

2
Penentuan Service yang Perlu Invoice

Sistem mencocokkan tanggal billing setiap service. Service yang mendekati tanggal billing (H-7 secara default) akan diproses. Service yang sudah memiliki invoice untuk periode bersangkutan akan dilewati untuk menghindari duplikasi.

3
Kalkulasi Nominal Invoice

Sistem menghitung total tagihan berdasarkan: harga paket layanan, pajak (PPN jika dikonfigurasi), diskon atau promo yang berlaku, dan biaya tambahan (jika ada). Untuk invoice pertama, prorating dihitung jika subscriber mendaftar di tengah periode.

4
Pembuatan Nomor Invoice

Nomor invoice di-generate secara berurutan per tenant dengan format INV-YYYY-NNNN (contoh: INV-2026-0042). Penomoran reset setiap tahun. Format ini memudahkan pencarian dan pelaporan.

5
Pengiriman ke Subscriber

Invoice yang telah dibuat otomatis dikirim ke subscriber melalui email (jika alamat email tersedia) dan tersedia di Subscriber Portal. Link pembayaran online juga disertakan dalam pesan reminder WhatsApp/SMS.

subscriber (nama, alamat, kontak), detail service (tipe koneksi, username), nama dan spesifikasi paket, harga paket, pajak, diskon, total tagihan, periode layanan (dari-sampai), tanggal jatuh tempo, dan kode pembayaran unik.

Prorating

Prorating adalah perhitungan biaya proporsional saat subscriber mendaftar di tengah periode billing. LancarTech secara otomatis menghitung biaya prorata agar subscriber hanya membayar sesuai jumlah hari yang dinikmati pada periode pertama.

Rumus Prorating

Biaya Prorata = (Jumlah Hari Tersisa / Total Hari dalam Bulan) x Harga Paket

Contoh Perhitungan

Subscriber mendaftar paket Internet 20 Mbps dengan harga Rp 150.000/bulan. Billing cycle tenant diset tanggal 1 setiap bulan. Subscriber mendaftar pada tanggal 15 April.

ParameterNilai
Harga PaketRp 150.000 / bulan
Tanggal Daftar15 April
Hari Tersisa16 hari (15-30 April)
Total Hari dalam Bulan30 hari
Rumus Prorating(16 / 30) x Rp 150.000
Invoice PertamaRp 80.000

Pada contoh di atas, subscriber membayar pertama (periode 15-30 April). Mulai invoice kedua (periode 1-30 Mei), subscriber membayar harga paket penuh hanya berlaku pada invoice pertama.

untuk langsung mengenakan biaya penuh pada bulan pertama, fitur prorating dapat dinonaktifkan di mode ini, subscriber langsung membayar harga paket penuh terlepas dari tanggal pendaftaran.

Metode Pembayaran

LancarTech terintegrasi dengan gateway utama, mendukung berbagai metode pembayaran yang populer di Indonesia. Pembayaran online direkonsiliasi secara otomatis — tidak perlu konfirmasi manual dari admin.

MetodeContoh ChannelKonfirmasiKeterangan
Bank Transfer (VA)BCA, BRI, Mandiri, BNI, Permata, CIMBOtomatis via callbackVirtual Account unik per invoice, berlaku 24 jam
QRISSemua e-wallet & mobile bankingOtomatis (real-time)QR code universal, scan dari aplikasi apapun
E-WalletOVO, GoPay, DANA, ShopeePay, LinkAjaOtomatis (real-time)Redirect ke aplikasi e-wallet untuk konfirmasi
MinimarketAlfamart, IndomaretOtomatis (max 15 menit)Kode pembayaran yang bisa dibayar di kasir
Manual / CashBayar langsung ke kantor ISPManual oleh adminAdmin mencatat pembayaran melalui dashboard

online, daftarkan akun di Key di Pengaturan > Payment Gateway. LancarTech akan otomatis membuat transaksi dan menerima callback pembayaran dari Tripay.

Untuk panduan lengkap setup payment gateway (Tripay, QRIS, VA, e-wallet), lihat dokumentasi Settings & Konfigurasi.

Payment Tracking

LancarTech menyediakan sistem pelacakan pembayaran yang komprehensif dengan auto-reconciliation. Setiap pembayaran yang masuk melalui payment gateway secara otomatis dicocokkan dengan invoice yang sesuai.

Alur Auto-Reconciliation

1Invoice dibuat otomatis oleh sistem
2Subscriber membayar via payment gateway
3Payment gateway mengirim callback ke LancarTech
4Sistem mencocokkan pembayaran dengan invoice
5Invoice ditandai Paid secara otomatis
6Jurnal akuntansi dibuat otomatis
7Service subscriber diaktifkan/diperpanjang

Status Invoice

Unpaid

Invoice telah dibuat, belum ada pembayaran. Masih dalam periode sebelum jatuh tempo.

Overdue

Invoice telah melewati tanggal jatuh tempo dan belum dibayar.

Paid

Pembayaran telah diterima dan diverifikasi. Service aktif atau di-reactivate.

Cancelled

Invoice dibatalkan oleh admin (misalnya: koreksi tagihan, subscriber berhenti sebelum jatuh tempo).

Sistem Reminder

LancarTech mengirim reminder otomatis sebelum dan sesudah tanggal jatuh tempo untuk memaksimalkan collection rate. Sistem reminder mendukung multi-channel dan template yang dapat disesuaikan.

WaktuChannelTujuanKonten
H-7H-7WhatsApp, EmailPengingat awal
H-3Informasi tagihan baru, nominal, link pembayaran, tanggal jatuh tempoH-3WhatsApp, SMS
H-1Pengingat keduaReminder bahwa jatuh tempo mendekat, link pembayaran langsungH-1
H+0WhatsApp, SMSPengingat terakhirPeringatan bahwa besok jatuh tempo, ancaman isolir jika tidak bayar

Template Kustomisasi

Setiap pesan reminder menggunakan template yang mendukung variabel dinamis. Anda dapat menyesuaikan isi pesan sesuai kebutuhan bisnis. Variabel yang tersedia:

{{nama_subscriber}}, {{nama_paket}}, {{nominal}}, {{tanggal_jatuh_tempo}}, {{link_bayar}}, {{nomor_invoice}}, {{nama_isp}}, {{sisa_hari}}

reminder dapat disesuaikan di mengaktifkan atau menonaktifkan masing-masing reminder secara independen, serta memilih channel pengiriman per jadwal.

Auto-Suspend (Isolir)

Auto-suspend (isolir) adalah mekanisme otomatis untuk menonaktifkan layanan subscriber yang menunggak. Fitur ini memastikan bahwa subscriber yang belum membayar tidak terus menggunakan layanan, sekaligus memotivasi pembayaran tepat waktu.

Proses Auto-Suspend

1
Grace Period Dimulai

Setelah tanggal jatuh tempo, sistem menghitung grace period yang dapat dikonfigurasi (default: 3 hari, range: 1-14 hari). Selama grace period, subscriber masih bisa menggunakan layanan tetapi menerima notifikasi bahwa tagihan sudah overdue.

2
Disable PPP Secret / Hotspot User

Saat grace period berakhir, LancarTech mengirim perintah ke MikroTik untuk menonaktifkan (disable) PPP secret atau hotspot user subscriber. Koneksi internet subscriber langsung terputus.

3
Update Status Service

Status service di database diubah menjadi Suspended. Dashboard admin menampilkan service ini dalam daftar subscriber yang terisolir.

4
Notifikasi Isolir

Subscriber menerima notifikasi via WhatsApp/SMS/Email bahwa layanan telah dinonaktifkan karena tunggakan. Pesan menyertakan nominal tagihan dan link pembayaran untuk melunasi.

5
Walled Garden (Opsional)

Jika dikonfigurasi, subscriber yang mencoba browsing akan diarahkan ke halaman redirect (walled garden) yang menampilkan informasi tagihan dan tombol pembayaran. Fitur ini menggunakan MikroTik hotspot redirect atau firewall NAT redirect.

6
Auto-Reactivate Saat Lunas

Saat pembayaran diterima (baik via payment gateway maupun manual), sistem otomatis mengaktifkan kembali PPP secret/hotspot user di MikroTik, mengubah status service menjadi Active, dan mengirim konfirmasi ke subscriber. Proses ini berjalan dalam hitungan detik tanpa intervensi admin.

dan dapat diakses oleh LancarTech saat proses suspend/reactivate. Jika router tidak dapat dijangkau, aksi akan masuk ke retry queue dan dieksekusi ulang saat koneksi kembali tersedia. Admin akan menerima alert jika aksi gagal setelah beberapa percobaan.

Pembayaran Manual

Selain pembayaran online melalui payment gateway, LancarTech juga mendukung pencatatan pembayaran manual untuk subscriber yang membayar langsung ke kantor ISP dengan cash atau transfer bank manual (tanpa Virtual Account).

Langkah Pencatatan Pembayaran Manual

1
Buka Halaman Invoice

Admin navigasi ke menu Billing > Invoice, atau langsung dari halaman detail subscriber. Cari invoice yang ingin ditandai lunas.

2
Pilih Invoice & Klik Tandai Lunas

Klik invoice yang bersangkutan, lalu pilih aksi Tandai Lunas (Mark as Paid). Dialog konfirmasi akan muncul.

3
Input Detail Pembayaran

Isi metode pembayaran (Cash, Transfer Bank Manual, Deposit), nominal yang diterima, tanggal pembayaran, dan catatan/bukti pembayaran (opsional, misalnya nomor referensi transfer atau foto bukti).

4
Konfirmasi & Proses

Setelah dikonfirmasi, sistem secara otomatis: mengubah status invoice menjadi Paid, mengaktifkan kembali service jika dalam status Suspended, membuat jurnal akuntansi (debit Kas, kredit Pendapatan Jasa), dan mencatat admin yang melakukan pencatatan untuk audit trail.

admin dapat menggunakan fitur batch payment untuk menandai beberapa invoice sekaligus sebagai lunas — cocok untuk ISP yang masih banyak menerima pembayaran cash dari kolektor lapangan.

Voucher & Coupon

LancarTech menyediakan sistem voucher dan kupon diskon untuk mendukung model bisnis prepaid (hotspot) dan program promosi.

Voucher Prepaid (Hotspot)

Kode voucher yang dapat ditukarkan untuk akses internet via Hotspot MikroTik. Cocok untuk cafe, hotel, coworking space, atau layanan harian/jam-an. Setiap voucher memiliki konfigurasi: bandwidth (upload/download), durasi (jam/hari/minggu), kuota data (opsional), jumlah device yang bisa konek bersamaan, masa berlaku voucher (expired date), dan harga. Voucher dapat di-generate secara batch (ratusan sekaligus) dan dicetak untuk didistribusikan.

Coupon Diskon

Kode diskon yang memberikan potongan harga pada invoice subscriber. Mendukung dua tipe diskon: persentase (contoh: 20% off) dan nominal tetap (contoh: Rp 25.000 off). Setiap coupon dapat dikonfigurasi dengan: jumlah penggunaan maksimal, periode promo (tanggal mulai-berakhir), paket yang berlaku (semua atau spesifik), minimal pembayaran, dan apakah bisa digabung dengan promo lain.

Laporan Billing

LancarTech menyediakan berbagai laporan billing untuk membantu Anda memantau kesehatan keuangan ISP, mengidentifikasi tren, dan mengambil keputusan bisnis berdasarkan data. Semua laporan dapat difilter berdasarkan periode, area, dan paket, serta diekspor ke CSV/PDF.

LaporanDeskripsiKegunaan
Revenue SummaryTotal pendapatan per bulan/kuartal/tahun dengan perbandingan YoY dan MoMMemantau pertumbuhan revenue dan tren pendapatan
Aging ReportDaftar invoice yang belum terbayar dikelompokkan berdasarkan umur tunggakan (0-30, 31-60, 61-90, 90+ hari)Mengidentifikasi piutang bermasalah dan prioritas penagihan
Collection RatePersentase invoice terbayar vs total invoice yang diterbitkan per periodeMengukur efektivitas proses penagihan dan prediksi cashflow
Revenue per AreaPendapatan dikelompokkan berdasarkan area/zona geografis subscriberMengidentifikasi area paling menguntungkan dan potensi ekspansi
Revenue per PaketPendapatan dikelompokkan berdasarkan paket layananAnalisis paket mana yang paling laris dan kontribusi revenue
Payment MethodDistribusi metode pembayaran yang digunakan subscriberMengetahui preferensi pembayaran dan optimasi channel

Best Practices

Berikut adalah tips dan praktik terbaik untuk mengelola billing ISP Anda secara efektif menggunakan LancarTech:

Aktifkan semua channel reminder

Gunakan WhatsApp sebagai channel utama (open rate tertinggi) dan tambahkan SMS sebagai fallback. Email cocok untuk subscriber korporat. Semakin banyak channel yang aktif, semakin tinggi collection rate Anda.

Set grace period yang sesuai

Grace period 3 hari cocok untuk kebanyakan ISP. Untuk area rural dengan akses pembayaran terbatas, pertimbangkan 5-7 hari. Terlalu pendek akan banyak komplain, terlalu panjang akan menurunkan disiplin pembayaran.

Standarisasi tanggal billing

Jika memungkinkan, gunakan tanggal billing yang seragam (misalnya tanggal 1 atau tanggal 5) untuk memudahkan forecasting revenue dan manajemen cashflow. Prorating akan menangani subscriber yang mendaftar di tengah bulan.

Monitor aging report mingguan

Periksa Aging Report setidaknya seminggu sekali. Invoice yang berumur lebih dari 60 hari biasanya sulit ditagih — pertimbangkan untuk menghubungi subscriber secara personal atau melakukan kunjungan lapangan.

Aktifkan payment gateway

Subscriber yang bisa membayar online 24/7 cenderung lebih disiplin. Pastikan Tripay sudah dikonfigurasi dan link pembayaran disertakan di setiap reminder. Target: 80%+ pembayaran online untuk mengurangi beban administrasi.

Gunakan template reminder yang personal

Kustomisasi template pesan dengan menyebut nama subscriber dan detail tagihan. Pesan yang personal memiliki response rate lebih tinggi dibanding pesan generik. Gunakan variabel template yang tersedia.

Review dan rekonsiliasi bulanan

Di akhir bulan, lakukan rekonsiliasi antara laporan billing LancarTech dengan rekening bank Anda. Pastikan semua pembayaran tercatat dan tidak ada selisih. Gunakan laporan Revenue Summary dan Payment Method sebagai referensi.

Backup data billing secara rutin

Meskipun LancarTech menyimpan semua data di database dengan redundansi, ekspor data billing dan pembayaran secara berkala untuk arsip eksternal. Ini penting untuk audit, perpajakan, dan disaster recovery.