Dokumentasi
DocsPanduan Memulai

Panduan Memulai

Panduan lengkap menyiapkan platform billing ISP Anda — dari registrasi hingga subscriber pertama.

Ringkasan Singkat

LancarTech adalah platform billing dan manajemen jaringan berbasis cloud untuk operator ISP. Platform ini terhubung ke router MikroTik Anda melalui tunnel VPN yang aman, memungkinkan provisioning PPPoE/Hotspot otomatis, billing subscriber, dan manajemen CPE remote — semuanya dari satu dashboard. Dalam panduan ini, Anda akan mendaftar akun, menyiapkan koneksi VPN ke router, dan menambahkan subscriber pertama.

Topologi Jaringan

Bagaimana jaringan Anda terhubung ke platform billing. Server cloud menjalankan API Server (port 8080/8081) dan ACS TR-069 (port 7547). Tunnel VPN menembus pembatasan NAT/firewall untuk menjangkau router MikroTik Anda.

Mengapa Perlu VPN?

Server billing perlu berkomunikasi dengan router MikroTik dan perangkat CPE Anda. Karena sebagian besar jaringan ISP berada di belakang NAT, tunnel VPN menciptakan koneksi langsung yang aman.

Kelola router MikroTik dari jarak jauh via REST API (provisioning akun PPPoE/Hotspot)
Server ACS perlu menjangkau perangkat CPE/ONT untuk konfigurasi remote (TR-069)
Koneksi terenkripsi yang aman — tidak perlu mengekspos API router ke publik
Bekerja di balik NAT manapun — tidak perlu port forwarding

Langkah-langkah Setup

Step 1

Daftar & Login

Mulai dengan membuat akun operator ISP Anda di platform LancarTech. Pendaftaran gratis dan langsung memberikan akses ke dashboard trial berfitur lengkap. Anda memerlukan alamat email valid untuk verifikasi. Setelah diverifikasi, Anda bisa login dan mulai mengkonfigurasi lingkungan billing Anda.

Cara melakukannya

  • Buka lancartech.com/register
  • Isi nama perusahaan, alamat email, dan password
  • Cek inbox email dan klik link verifikasi
  • Buka lancartech.com/login dan masuk dengan kredensial Anda
  • Anda akan masuk ke dashboard utama
Anda memiliki dashboard billing berfitur lengkap dengan paket trial gratis, siap dikonfigurasi.
Pro tip: Gunakan email perusahaan untuk akun — Anda bisa menambahkan anggota tim dengan role berbeda (admin, keuangan, teknisi) nanti dari menu Pengaturan.
Step 2

Buat Tunnel VPN

Tunnel VPN adalah tulang punggung koneksi antara cloud LancarTech dan jaringan lokal Anda. Tanpa VPN, server billing tidak bisa menjangkau router MikroTik Anda (yang biasanya di balik NAT). Kami mendukung WireGuard (lebih cepat, modern, direkomendasikan untuk RouterOS v7+) dan L2TP (kompatibel dengan RouterOS v6). Sistem menghasilkan semua kredensial secara otomatis — Anda tidak perlu mengkonfigurasi key secara manual.

Cara melakukannya

  • Buka menu VPN di sidebar
  • Klik tombol "Buat Tunnel"
  • Masukkan nama tunnel (misal: "Office-VPN" atau "POP-Kemang")
  • Pilih protokol: WireGuard (direkomendasikan) atau L2TP
  • Opsional: tambahkan subnet yang di-route (misal: 192.168.1.0/24 untuk LAN kantor)
  • Klik "Buat" — kredensial dibuat otomatis
Tunnel VPN dibuat dengan semua kredensial (key, endpoint, IP). Status menunjukkan "Menunggu Koneksi".
Pro tip: Pilih WireGuard jika MikroTik Anda menjalankan RouterOS v7+. Jauh lebih cepat dan menggunakan lebih sedikit CPU dibanding L2TP/IPsec.
Step 3

Konfigurasi Router MikroTik

Sekarang Anda perlu menerapkan konfigurasi VPN ke router MikroTik. LancarTech menghasilkan set perintah copy-paste lengkap yang disesuaikan untuk tunnel Anda. Perintah ini membuat interface WireGuard (atau klien L2TP), mengatur IP address, firewall rules, dan routing. Anda tidak perlu memahami setiap perintah — cukup paste secara berurutan dan tunnel akan terhubung otomatis.

Cara melakukannya

  • Klik tombol "Tutorial" pada tunnel VPN yang baru dibuat
  • Salin SEMUA perintah yang ditampilkan (ada tombol "Salin Semua")
  • Buka terminal MikroTik (Winbox → New Terminal, atau SSH ke router)
  • Paste perintah satu bagian per satu dan tunggu setiap bagian selesai
  • Kembali ke dashboard LancarTech — status VPN akan berubah menjadi "Aktif"
  • Verifikasi konektivitas: di terminal MikroTik, jalankan /ping 10.100.x.x (IP VPN server yang tertera di tutorial)
MikroTik terhubung ke server billing melalui VPN. Dashboard menunjukkan status "Aktif" dengan informasi latensi.
Pro tip: Jika tunnel tidak terhubung dalam 30 detik, cek firewall MikroTik — pastikan UDP port 13231 (WireGuard) atau port 500+4500 (L2TP) tidak diblokir di input chain.
Step 4

Setup Integrasi NAS

Setelah tunnel VPN aktif, LancarTech otomatis membuat integrasi NAS (Network Access Server) yang terhubung ke MikroTik Anda. Integrasi ini memungkinkan server billing berkomunikasi dengan router via MikroTik REST API — membuat PPPoE secret, mengelola user hotspot, menerapkan profil bandwidth, dan lainnya. Anda hanya perlu memberikan kredensial admin agar sistem bisa mengautentikasi.

Cara melakukannya

  • Buka Pengaturan → Integrasi di sidebar
  • Temukan integrasi MikroTik yang dibuat otomatis (dinamai sesuai tunnel VPN)
  • Klik "Konfigurasi" atau tombol edit
  • Masukkan username dan password admin MikroTik
  • Klik "Tes Koneksi" untuk verifikasi
  • Aktifkan integrasi dengan toggle switch
Server billing dapat mengelola MikroTik Anda dari jarak jauh — PPPoE secret, user hotspot, queue, dan lainnya kini otomatis.
Pro tip: Buat user API khusus di MikroTik (misal: "billing-api") dengan permission lengkap, daripada menggunakan akun admin utama. Lebih aman dan mudah diaudit.
Step 5

Tambah Subscriber & Layanan

Dengan integrasi aktif, Anda bisa mulai menambahkan subscriber dan layanan internet mereka. Setiap subscriber bisa memiliki beberapa layanan (misal: satu PPPoE untuk rumah, satu voucher hotspot untuk kafe). Saat Anda membuat layanan, server billing otomatis membuat PPPoE secret atau user hotspot yang sesuai di MikroTik — tanpa konfigurasi router manual.

Cara melakukannya

  • Buka Subscriber → klik "Tambah Subscriber"
  • Isi detail subscriber: nama, alamat, nomor telepon, email
  • Simpan subscriber, lalu buka halaman detailnya
  • Klik "Tambah Layanan" di halaman detail subscriber
  • Pilih tipe layanan: PPPoE, Hotspot, atau Static IP
  • Isi kredensial (username/password) atau biarkan sistem generate otomatis
  • Pilih paket bandwidth dan siklus billing
  • Simpan — sistem otomatis membuat PPPoE secret di MikroTik Anda
Subscriber terdaftar dan layanan internet aktif. PPPoE secret (atau user hotspot) telah di-provisioning otomatis di MikroTik.
Pro tip: Gunakan fitur import massal (Subscriber → Import CSV) jika Anda migrasi dari sistem billing lain. Mendukung pembuatan batch subscriber dan layanan sekaligus.
Step 6

Konfigurasi CPE/ACS (Opsional)

Jika Anda ingin mengelola perangkat CPE/ONT (router WiFi, ONT fiber) di lokasi subscriber secara remote, Anda bisa menggunakan server ACS TR-069 bawaan. Ini memungkinkan Anda mengubah password WiFi, update firmware, reboot perangkat, dan menjalankan diagnostik — semuanya tanpa mengunjungi lokasi subscriber. Server ACS dapat diakses melalui tunnel VPN, sehingga perangkat CPE di balik MikroTik bisa menjangkaunya.

Cara melakukannya

  • Temukan tenant slug Anda di Pengaturan → Umum (misal: "isp-saya")
  • Atur URL ACS di setiap perangkat CPE: http://acs.lancartech.com:7547/isp-saya
  • CPE akan mengirim Inform request melalui MikroTik → tunnel VPN → server ACS
  • Setelah terhubung, CPE muncul di dashboard Anda di menu Manajemen CPE
  • Anda sekarang bisa mengelola pengaturan WiFi, reboot, upgrade firmware secara remote
Perangkat CPE terhubung ke server ACS dan muncul di dashboard. Anda bisa mengelolanya secara remote via TR-069.
Pro tip: Kebanyakan perangkat CPE memiliki pengaturan URL ACS di menu "Management" atau "TR-069" di web interface mereka. Beberapa ONT kelas ISP memerlukan provisioning URL ACS via OMCI dari OLT.