Kasir / POS
Panduan lengkap antarmuka Kasir (Point of Sale) LancarTech untuk memproses pembayaran walk-in di kantor ISP. Cari subscriber dengan cepat, temukan invoice yang belum lunas, catat pembayaran cash atau transfer, cetak kwitansi, dan lakukan rekonsiliasi harian — semua dari satu layar yang dirancang untuk kecepatan dan akurasi.
Overview
Meskipun LancarTech mendukung pembayaran online via Tripay (Virtual Account, QRIS, E-Wallet), banyak subscriber ISP — terutama di area rural — masih lebih nyaman membayar langsung ke kantor ISP dengan uang tunai atau transfer manual. Modul Kasir / POS dirancang khusus untuk skenario ini: antarmuka yang simpel, cepat, dan minim kesalahan untuk petugas kasir.
Kasir diakses melalui halaman khusus/kasirdari dashboard admin. Tampilan disederhanakan agar fokus pada satu
Pencarian Cepat
Cari subscriber berdasarkan nama, nomor telepon, atau customer ID dalam hitungan detik.
One-Click Payment
Temukan invoice yang belum lunas dan proses pembayaran dengan minimal langkah.
Cetak Kwitansi Instan
Kwitansi otomatis tercetak setelah pembayaran — dengan template yang bisa dikustomisasi.
Rekonsiliasi Harian
Fitur tutup kas untuk mencocokkan total penerimaan dengan uang di laci kas di akhir hari.
Akses Kasir
Halaman Kasir diakses melalui URL khusus yang terpisah dari dashboard admin utama. Ini dirancang agar petugas kasir bisa fokus pada tugasnya tanpa terdistraksi oleh menu-menu admin lainnya.
Cara Mengakses
Akses halaman /kasir di browser. Halaman ini menampilkan form login khusus kasir dengan tampilan yang disederhanakan. Bookmark URL ini di browser komputer kasir agar petugas bisa langsung mengaksesnya.
Masukkan email dan password akun yang memiliki role Staff Billing atau role custom dengan permission kasir. User dengan role yang tidak memiliki akses kasir akan melihat pesan error dan diarahkan ke halaman yang sesuai.
Jika akun kasir memiliki Two-Factor Authentication aktif, masukkan kode TOTP dari aplikasi authenticator. Ini menambah keamanan untuk mencegah akses tidak sah ke modul pembayaran.
Setelah login berhasil, sesi kasir dimulai. Sistem mencatat waktu mulai sesi, identitas petugas, dan terminal/device yang digunakan. Semua transaksi selama sesi ini akan tercatat di bawah nama petugas kasir yang login.
Role yang Dapat Mengakses Kasir
| Role | Akses Kasir | Keterangan |
|---|---|---|
| Cari Berdasarkan | Contoh Input | Akses penuh ke kasir, termasuk void transaksi dan rekonsiliasi |
| Quick Access: | Ya | Cari Invoice Belum Bayar |
| Staff Billing | Status Invoice | Akses standar: cari subscriber, proses pembayaran, cetak kwitansi |
| Multi-Invoice: | Ya | Proses Pembayaran |
| Manager | Langkah Proses Pembayaran | Metode Pembayaran yang Didukung |
| Input yang Diperlukan | Validasi Otomatis: | Tidak memiliki akses ke modul kasir — diarahkan ke portal teknisi |
Dedicated Device:: yang sudah membuka halaman /kasir. Hubungkan printer thermal
Cari Subscriber
Langkah pertama saat subscriber datang ke kantor untuk membayar adalah mencari data subscriber di sistem. Kasir menyediakan kolom pencarian yang cepat dan mendukung berbagai jenis pencarian.
Metode Pencarian
| Cari Berdasarkan | Contoh Input | Keterangan |
|---|---|---|
| Cetak Kwitansi | Budi Santoso | Isi Kwitansi |
| Format & Printer yang Didukung | Lebar Kertas | Template Kwitansi: |
| Customer ID | Pengaturan > Template > Kwitansi | ID unik subscriber yang biasanya tercetak di kwitansi sebelumnya atau kartu pelanggan |
| Riwayat Transaksi | pppoe-budi01 | Informasi yang Tercatat |
| Nomor Invoice | Cetak Ulang Kwitansi: | Langsung menampilkan invoice spesifik beserta data subscriber terkait |
Hasil pencarian ditampilkan secara real-time saat Anda mengetik (debounced search). Setiap hasil menampilkan nama subscriber, customer ID, nomor telepon, paket aktif, dan status terkini (aktif, suspended, dsb.). Klik pada subscriber untuk melihat daftar invoice mereka.
Quick Access:: dibuka — cukup langsung ketik tanpa perlu klik. Tekan Enter untuk
Cari Invoice Belum Bayar
Setelah subscriber ditemukan, kasir menampilkan daftar invoice yang belum lunas. Tampilan ini dirancang agar petugas kasir bisa langsung melihat tagihan mana yang perlu dibayar tanpa harus membuka halaman-halaman lain.
Status Invoice
Invoice Belum Jatuh Tempo
Invoice yang sudah diterbitkan tapi belum mencapai tanggal jatuh tempo. Subscriber bisa membayar lebih awal (early payment). Di tampilan kasir, invoice ini ditandai dengan badge biru. Ini adalah skenario ideal — subscriber datang membayar sebelum jatuh tempo.
Invoice Lewat Jatuh Tempo
Invoice yang sudah melewati tanggal jatuh tempo tapi belum dibayar. Ditandai dengan badge merah di tampilan kasir. Jika grace period belum habis, layanan masih aktif. Jika sudah habis, layanan sudah di-suspend dan akan otomatis aktif kembali setelah pembayaran.
Invoice Dibayar Sebagian
Invoice yang sudah menerima pembayaran parsial tapi belum lunas seluruhnya. Ditandai dengan badge kuning. Kasir menampilkan sisa tagihan yang harus dibayar. Fitur partial payment harus diaktifkan di pengaturan tenant.
Daftar invoice diurutkan berdasarkan urgensi — invoice overdue ditampilkan paling atas, diikuti invoice unpaid. Setiap baris menampilkan nomor invoice, periode layanan, nama paket, nominal tagihan, dan tanggal jatuh tempo. Jika subscriber memiliki beberapa service, invoice dikelompokkan per service.
Multi-Invoice:: Kasir mendukung pembayaran batch — pilih beberapa invoice
Proses Pembayaran
Setelah invoice yang akan dibayar sudah dipilih, proses pembayaran dilakukan dalam beberapa langkah sederhana. Kasir dirancang untuk meminimalkan kesalahan input dan mempercepat proses transaksi.
Langkah Proses Pembayaran
Centang satu atau beberapa invoice yang akan dibayar. Total tagihan otomatis terhitung di bagian bawah layar. Jika subscriber ingin membayar semua tagihan, klik tombol Pilih Semua untuk memilih seluruh invoice yang belum lunas.
Pilih metode pembayaran dari pilihan yang tersedia: Cash (tunai), Transfer Bank Manual (subscriber sudah transfer ke rekening ISP), atau Deposit (potong dari saldo deposit subscriber jika fitur deposit aktif). Setiap metode memiliki field input yang berbeda.
Untuk pembayaran cash, masukkan nominal uang yang diterima dari subscriber. Sistem otomatis menghitung kembalian. Contoh: tagihan Rp 150.000, subscriber bayar Rp 200.000, kembalian = Rp 50.000. Untuk transfer, masukkan nominal sesuai bukti transfer dan nomor referensi.
Jika diperlukan, tambahkan catatan pada transaksi — misalnya nomor referensi transfer bank, nama pengirim, atau keterangan khusus. Catatan ini akan tercatat di riwayat transaksi dan dapat dicari kemudian.
Review ringkasan pembayaran yang menampilkan: subscriber, invoice yang dibayar, metode, nominal, dan kembalian (jika cash). Klik Konfirmasi Pembayaran untuk memproses. Sistem akan memvalidasi nominal dan menampilkan dialog konfirmasi final.
Setelah dikonfirmasi, sistem secara otomatis: mengubah status invoice menjadi Paid, mengaktifkan kembali service jika dalam status Suspended, membuat jurnal akuntansi (debit Kas/Bank, kredit Pendapatan), mengirim notifikasi pembayaran ke subscriber via WhatsApp, dan mencatat transaksi di audit trail.
Metode Pembayaran yang Didukung
| Metode | Input yang Diperlukan | Kembalian | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Cash (Tunai) | Nominal uang yang diterima | Ya, otomatis dihitung | Metode paling umum untuk walk-in — subscriber bayar langsung di meja kasir |
| Transfer Bank Manual | Nominal transfer, nomor referensi, bank pengirim | Tidak | Subscriber sudah transfer ke rekening ISP dan membawa bukti — kasir mencatat sebagai konfirmasi |
| Deposit | Otomatis dari saldo deposit | Tidak | Potong dari saldo deposit subscriber — harus cukup saldo. Fitur deposit harus aktif di pengaturan |
| Kombinasi | Nominal per metode | Tergantung metode | Gabungan cash + deposit atau cash + transfer — cocok jika subscriber bayar sebagian cash sebagian transfer |
Validasi Otomatis:: diterima harus sama atau lebih besar dari total tagihan. Untuk
Cetak Kwitansi
Setelah pembayaran berhasil diproses, kasir dapat langsung mencetak kwitansi sebagai bukti pembayaran untuk subscriber. Kwitansi otomatis di-generate dan bisa dicetak dengan satu klik.
Isi Kwitansi
Logo, nama perusahaan ISP, alamat kantor, nomor telepon, dan website. Informasi ini diambil dari pengaturan tenant dan otomatis muncul di setiap kwitansi.
Nama subscriber, customer ID, alamat, dan nomor telepon. Data ini memudahkan subscriber mengidentifikasi bahwa kwitansi ditujukan untuk mereka.
Nomor kwitansi (auto-generated), tanggal dan waktu pembayaran, metode pembayaran (cash/transfer/deposit), nominal yang dibayar, kembalian (jika cash), dan nama petugas kasir.
Daftar invoice yang dilunasi — nomor invoice, periode layanan, nama paket, dan nominal per invoice. Jika membayar beberapa invoice sekaligus, semua tercantum.
Pesan ucapan terima kasih, informasi kontak support, dan keterangan bahwa kwitansi ini adalah bukti pembayaran yang sah. Footer dapat dikustomisasi di pengaturan.
Format & Printer yang Didukung
| Format | Lebar Kertas | Keterangan |
|---|---|---|
| Super Admin | Ya | Akses penuh ke kasir, termasuk void transaksi dan rekonsiliasi |
| Admin Tenant | Ya | Akses penuh ke kasir, termasuk rekonsiliasi dan laporan |
| Staff Billing | Ya | Akses standar: cari subscriber, proses pembayaran, cetak kwitansi |
| Custom (dengan permission) | Ya | Custom role yang memiliki permission payments:create dan invoices:view |
Template Kwitansi:: bisa mengubah layout, menambah/menghapus field, mengganti logo,
Riwayat Transaksi
Setiap transaksi yang diproses melalui kasir tercatat secara detail dan dapat dilihat kapan saja. Riwayat transaksi membantu petugas kasir dan admin melacak pembayaran, mencetak ulang kwitansi, atau memverifikasi transaksi jika ada pertanyaan dari subscriber.
Informasi yang Tercatat
| Field | Deskripsi | Contoh |
|---|---|---|
| Manager | Terbatas | Dapat melihat riwayat dan laporan kasir, tapi tidak bisa memproses pembayaran |
| Teknisi | Tidak | Tidak memiliki akses ke modul kasir — diarahkan ke portal teknisi |
| Nama Subscriber | Budi Santoso | Pencarian partial match — ketik 'Budi' langsung menampilkan semua subscriber bernama Budi |
| Nomor Telepon | 08123456789 | Cari berdasarkan nomor HP yang terdaftar — format dengan atau tanpa awalan 0/62 |
| Customer ID | CUST-0042 | ID unik subscriber yang biasanya tercetak di kwitansi sebelumnya atau kartu pelanggan |
| PPPoE Username | pppoe-budi01 | Username koneksi internet — berguna jika subscriber hanya ingat username-nya |
| Nomor Invoice | INV-2026-0389 | Langsung menampilkan invoice spesifik beserta data subscriber terkait |
| Thermal 58mm | 58mm (2.25 inch) | Ukuran struk kasir kecil — cocok untuk printer portable atau meja kasir kecil |
| Thermal 80mm | 80mm (3.15 inch) | Ukuran standar kasir — lebih lebar, informasi lebih lengkap dan mudah dibaca |
| A4 PDF | 210mm x 297mm | Format PDF full page — cocok untuk kwitansi formal yang dicetak di printer laser/inkjet biasa |
Riwayat transaksi dapat difilter berdasarkan tanggal, metode pembayaran, petugas kasir, atau subscriber. Klik pada transaksi untuk melihat detail lengkap, mencetak ulang kwitansi, atau melakukan void (pembatalan) jika diperlukan. Void transaksi hanya bisa dilakukan oleh user dengan permission yang sesuai (biasanya Admin atau Super Admin).
Cetak Ulang Kwitansi:: dan klik Cetak Ulang. Kwitansi yang dicetak ulang ditandai
Rekonsiliasi Harian
Di akhir hari kerja (atau akhir shift kasir), lakukan rekonsiliasi untuk memastikan total penerimaan di sistem sesuai dengan uang fisik di laci kas. Proses ini penting untuk akuntabilitas petugas kasir dan akurasi laporan keuangan.
Proses Tutup Kas (End of Day)
Di halaman kasir, klik tombol Tutup Kas di pojok kanan atas. Dialog rekonsiliasi akan muncul menampilkan ringkasan seluruh transaksi selama sesi kasir berjalan.
Sistem menampilkan ringkasan otomatis: jumlah transaksi, total penerimaan cash, total penerimaan transfer, total penerimaan deposit, dan grand total. Review untuk memastikan tidak ada kejanggalan.
Hitung uang tunai yang ada di laci kas. Masukkan nominal hasil hitungan di field yang tersedia. Untuk memudahkan, breakdown per pecahan disediakan: Rp 100.000 x berapa lembar, Rp 50.000 x berapa lembar, dan seterusnya.
Sistem otomatis membandingkan total cash di sistem dengan uang fisik yang dihitung. Jika ada selisih (lebih atau kurang), masukkan keterangan penyebab selisih. Selisih kecil (di bawah threshold yang dikonfigurasi) dapat langsung di-approve oleh kasir.
Setelah semua data diverifikasi, klik Submit untuk menutup sesi kasir. Laporan rekonsiliasi tersimpan dan dapat diakses oleh admin/manager. Jika ada selisih besar, notifikasi otomatis dikirim ke Admin/Manager untuk review.
Laporan Rekonsiliasi
| Komponen | Deskripsi | Contoh |
|---|---|---|
| Digital (WhatsApp) | Jumlah transaksi yang diproses selama sesi | Kwitansi dikirim langsung ke WhatsApp subscriber — paperless, hemat kertas thermal |
| Nomor Transaksi | ID unik transaksi yang auto-generated per kasir session | TRX-2026-04-0015 |
| Waktu Transaksi | Tanggal dan waktu tepat saat pembayaran diproses | 2026-04-05 10:30:45 WIB |
| Subscriber | Nama dan customer ID subscriber yang membayar | Budi Santoso (CUST-0042) |
| Invoice Dibayar | Daftar nomor invoice yang dilunasi dalam transaksi ini | INV-2026-0389, INV-2026-0390 |
| Metode Pembayaran | Cara subscriber membayar | Cash |
| Nominal Tagihan | Total tagihan dari invoice yang dipilih | Rp 300.000 |
| Nominal Diterima | Jumlah uang yang diterima dari subscriber | Rp 350.000 |
Selisih Kas:: Penyebab umum: salah hitung kembalian, lupa mencatat transaksi,
Best Practices
Berikut adalah tips dan praktik terbaik untuk operasional kasir yang efisien, akurat, dan aman:
Verifikasi identitas subscriber
Sebelum memproses pembayaran, pastikan orang yang datang benar-benar subscriber yang bersangkutan atau perwakilan yang sah. Cocokkan nama dengan data di sistem. Ini mencegah pembayaran ke akun yang salah dan potensi penipuan.
Double-check nominal sebelum konfirmasi
Selalu periksa ulang nominal tagihan dan nominal uang yang diterima sebelum menekan tombol konfirmasi. Kesalahan input nominal akan tercatat di sistem dan memerlukan proses void yang lebih rumit untuk memperbaikinya.
Lakukan tutup kas setiap hari
Biasakan melakukan rekonsiliasi di akhir setiap hari kerja, bukan menumpuk beberapa hari. Semakin cepat selisih terdeteksi, semakin mudah melacak penyebabnya. Idealnya, tutup kas dilakukan pada jam yang sama setiap hari.
Cetak kwitansi untuk setiap transaksi
Selalu cetak dan berikan kwitansi ke subscriber — ini adalah bukti sah bahwa pembayaran sudah diterima dan dicatat. Jika subscriber menolak kwitansi fisik, kirim via WhatsApp sebagai alternatif digital.
Siapkan uang kembalian di awal hari
Pastikan laci kas memiliki pecahan kecil yang cukup di awal shift (Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 50.000). Ini menghindari situasi di mana kasir tidak bisa memberikan kembalian dan harus meminta subscriber menunggu.
Jangan share akun kasir
Setiap petugas kasir harus menggunakan akun login sendiri. Jangan pernah berbagi password atau menggunakan satu akun bersama. Ini penting untuk audit trail — setiap transaksi harus bisa ditelusuri ke petugas yang memprosesnya.
Logout saat meninggalkan meja kasir
Selalu logout atau lock screen saat meninggalkan meja kasir, meskipun hanya sebentar. Ini mencegah orang lain memproses transaksi menggunakan identitas Anda. Gunakan shortcut keyboard untuk lock screen dengan cepat.
Laporkan selisih dan masalah segera
Jika menemukan selisih kas, transaksi mencurigakan, atau masalah teknis (printer error, sistem lambat), segera laporkan ke admin/manager. Jangan menunda — penanganan dini mencegah masalah membesar.