Akuntansi Keuangan
Sistem akuntansi double-entry terintegrasi untuk mengelola seluruh keuangan ISP Anda secara profesional — dari jurnal otomatis billing hingga laporan keuangan lengkap, manajemen pajak, dan rekonsiliasi bank.
Overview
LancarTech menyertakan modul akuntansi dengan sistem — standar akuntansi internasional di mana setiap transaksi selalu dicatat pada dua sisi: debit dan kredit. Prinsip ini memastikan bahwa persamaan akuntansi Aset = Liabilitas + Ekuitas selalu seimbang di setiap titik waktu.
Keunggulan utama modul keuangan LancarTech adalah Setiap transaksi billing — invoice dibuat, pembayaran diterima, refund diproses — secara otomatis menghasilkan jurnal akuntansi tanpa input manual. Data keuangan Anda selalu sinkron dengan data operasional, menghilangkan risiko human error dan duplikasi pencatatan.
Modul ini mencakup: Chart of Accounts yang dapat dikustomisasi, jurnal otomatis dan manual, 5 jenis laporan keuangan standar, manajemen pajak Indonesia (PPN, PPh 23, PPh 21), rekonsiliasi bank, pencatatan pengeluaran, manajemen inventory, closing bulanan, serta export ke PDF dan Excel.
Chart of Accounts (Bagan Akun)
Chart of Accounts adalah struktur hierarki seluruh akun keuangan perusahaan Anda. LancarTech menyediakan template default yang sudah disesuaikan untuk industri ISP, namun setiap tenant dapat menambah, mengedit, atau menonaktifkan akun sesuai kebutuhan bisnisnya masing-masing.
| Kode | Kategori | Sifat Saldo | Contoh Akun |
|---|---|---|---|
| 1xxx | Aset | Debit | Kas, Bank BCA, Bank Mandiri, Piutang Subscriber, Persediaan Perangkat, Peralatan Jaringan |
| 2xxx | Liabilitas | Kredit | Hutang Vendor, Pendapatan Diterima di Muka, Hutang Pajak PPN, Hutang PPh 23 |
| 3xxx | Ekuitas | Kredit | Modal Pemilik, Modal Disetor, Laba Ditahan, Laba Tahun Berjalan |
| 4xxx | Pendapatan | Kredit | Pendapatan Internet, Pendapatan Instalasi, Pendapatan Add-on, Pendapatan Upgrade Paket |
| 5xxx | Beban Pokok | Debit | Biaya Bandwidth, Biaya Sewa Tower, Biaya Sewa Fiber Optic, Biaya Colocation |
| 6xxx | Beban Operasional | Debit | Gaji Karyawan, Listrik Kantor, Sewa Kantor, Transportasi, ATK, Pelatihan |
| 7xxx | Pendapatan Lain | Kredit | Bunga Bank, Denda Keterlambatan, Selisih Kurs, Pendapatan Non-Operasional |
| 8xxx | Beban Lain | Debit | Biaya Admin Bank, Kerugian Piutang Tak Tertagih, Biaya Denda Pajak, Penyusutan |
dapat dihapus, hanya dinonaktifkan. Ini menjaga integritas data historis. Setiap tenant memiliki Chart of Accounts terpisah yang tidak saling mempengaruhi.
Jurnal Otomatis dari Billing
Salah satu fitur terpenting LancarTech adalah pembuatan jurnal akuntansi secara otomatis dari setiap transaksi billing. Anda tidak perlu membuat jurnal manual untuk aktivitas rutin — sistem mencatatnya secara real-time saat event terjadi.
| Event Billing | Debit | Kredit | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Invoice Diterbitkan (Issued) | Piutang Subscriber (1200) | Pendapatan Internet (4100) | Pengakuan pendapatan saat invoice terbit. Atomik dengan perubahan status. |
| Pembayaran Diterima (Webhook/Kasir/Manual) | Kas / Bank (1100) | Piutang Subscriber (1200) | Pelunasan piutang + auto-aktivasi subscriber jika suspended |
| Invoice Dibatalkan (Cancel) | Pendapatan Internet (4100) | Piutang Subscriber (1200) | Reversal otomatis jika invoice sebelumnya sudah diterbitkan |
| Credit Note (Refund) | Pendapatan Internet (4100) | Piutang Subscriber (1200) | Reversal saat credit note dibuat untuk invoice yang di-refund |
| Tandai Lunas (Mark as Paid) | Kas / Bank (1100) | Piutang Subscriber (1200) | Tandai invoice lunas manual + jurnal + reaktivasi subscriber |
| Pengeluaran Dibuat | Akun Beban (5xxx/6xxx) | Kas / Bank (1100) | Jurnal otomatis saat pengeluaran dicatat, akun beban dipilih berdasarkan kategori |
| Pengeluaran Dihapus | Kas / Bank (1100) | Akun Beban (5xxx/6xxx) | Reversal otomatis saat pengeluaran dihapus |
| Biaya Instalasi | Kas / Bank | Pendapatan Instalasi | Pendapatan satu kali dari biaya pemasangan baru |
Contoh: Alur Lengkap Invoice Rp 150.000 + PPN 11%
| Tahap | Akun | Debit | Kredit |
|---|---|---|---|
| 1. Invoice Dibuat | Piutang Subscriber | Rp 166.500 | - |
| Pendapatan Internet | - | Rp 150.000 | |
| Hutang PPN | - | Rp 16.500 | |
| 2. Pembayaran Diterima | Kas / Bank BCA | Rp 166.500 | - |
| Piutang Subscriber | - | Rp 166.500 |
referensi nomor invoice (contoh: INV-2026-0001) sehingga dapat di-trace kembali ke transaksi billing aslinya. Jurnal otomatis tidak dapat diedit secara manual — jika ada koreksi, buat jurnal penyesuaian (adjusting entry).
Jurnal Manual
Selain jurnal otomatis dari billing, Anda juga dapat membuat jurnal manual untuk mencatat transaksi di luar siklus billing — seperti pembelian perangkat, pembayaran gaji karyawan, penyesuaian akuntansi, atau koreksi. Berikut tutorial langkah demi langkah:
Buka Menu Jurnal
Navigasi ke menu Keuangan > Jurnal Umum di sidebar. Anda akan melihat daftar semua jurnal yang sudah dibuat, baik otomatis maupun manual.
Isi Tanggal dan Deskripsi
Pilih tanggal transaksi (default: hari ini). Isi deskripsi yang jelas, contoh: "Pembelian Router MikroTik hEX S x5" atau "Gaji Karyawan Bulan Maret 2026".
Tambah Baris Debit dan Kredit
Klik "Tambah Baris" untuk setiap akun yang terlibat. Pilih akun dari dropdown Chart of Accounts, lalu isi nominal di kolom debit atau kredit. Setiap jurnal minimal memiliki 2 baris (1 debit, 1 kredit).
Pastikan Total Debit = Total Kredit
Sistem akan menampilkan total debit dan total kredit secara real-time. Jurnal tidak dapat disimpan jika kedua sisi tidak seimbang. Indikator warna hijau muncul saat sudah balance.
Simpan Jurnal
Menampilkan pendapatan, beban pokok penjualan (COGS), beban operasional, pendapatan/beban lain-lain, dan laba/rugi bersih untuk periode tertentu. Membantu Anda melihat apakah bisnis ISP menghasilkan keuntungan. Mendukung perbandingan month-over-month (MoM) dan year-over-year (YoY) untuk analisis tren.
Laporan Laba Rugi (Income Statement)
Menampilkan posisi keuangan perusahaan pada tanggal tertentu: total aset (kas, piutang, perangkat), liabilitas (hutang, pajak terutang), dan ekuitas (modal, laba ditahan). Memastikan persamaan akuntansi Aset = Liabilitas + Ekuitas selalu seimbang.
Contoh Jurnal Manual
Contoh 1: Pembelian 5 unit Router MikroTik (Rp 4.500.000)
| Akun | Debit | Kredit |
|---|---|---|
| Persediaan Perangkat (1xxx) | Rp 4.500.000 | - |
| Kas / Bank (1xxx) | - | Rp 4.500.000 |
Contoh 2: Pembayaran Gaji Karyawan (Rp 15.000.000)
| Akun | Debit | Kredit |
|---|---|---|
| Beban Gaji Karyawan (6xxx) | Rp 15.000.000 | - |
| Kas / Bank (1xxx) | - | Rp 15.000.000 |
Laporan Keuangan
LancarTech menghasilkan 5 jenis laporan keuangan standar yang membantu Anda memahami kondisi finansial ISP secara komprehensif. Semua laporan dapat difilter berdasarkan periode, di-export ke PDF atau Excel, dan dibandingkan antar periode.
Laporan Laba Rugi (Income Statement)
Menampilkan pendapatan, beban pokok penjualan (COGS), beban operasional, pendapatan/beban lain-lain, dan laba/rugi bersih untuk periode tertentu. Membantu Anda melihat apakah bisnis ISP menghasilkan keuntungan. Mendukung perbandingan month-over-month (MoM) dan year-over-year (YoY) untuk analisis tren.
Gunakan laporan ini untuk evaluasi performa bulanan dan menentukan apakah perlu penyesuaian harga paket.
Neraca (Balance Sheet)
Menampilkan posisi keuangan perusahaan pada tanggal tertentu: total aset (kas, piutang, perangkat), liabilitas (hutang, pajak terutang), dan ekuitas (modal, laba ditahan). Memastikan persamaan akuntansi Aset = Liabilitas + Ekuitas selalu seimbang.
Periksa neraca setiap akhir bulan untuk memastikan kesehatan finansial perusahaan.
Arus Kas (Cash Flow Statement)
Melacak pergerakan kas masuk dan keluar, dikelompokkan menjadi 3 aktivitas: Operasional (pembayaran subscriber, gaji, bandwidth), Investasi (pembelian perangkat, infrastruktur), dan Pendanaan (modal, pinjaman). Memberikan gambaran apakah kas perusahaan cukup untuk operasional.
Laporan ini krusial untuk memastikan ISP Anda tidak mengalami masalah likuiditas meskipun laba rugi positif.
Buku Besar (General Ledger)
Detail seluruh transaksi per akun dalam periode tertentu. Menampilkan saldo awal, setiap mutasi debit/kredit beserta tanggal dan referensi, dan saldo akhir. Bisa difilter per akun spesifik atau ditampilkan seluruh akun sekaligus.
Gunakan buku besar untuk menelusuri detail transaksi saat ada perbedaan atau pertanyaan audit.
Neraca Saldo (Trial Balance)
Ringkasan saldo semua akun aktif pada tanggal tertentu. Menampilkan total saldo debit dan total saldo kredit. Jika keduanya sama, berarti pencatatan sudah benar. Digunakan sebagai langkah verifikasi sebelum membuat laporan keuangan.
Jalankan trial balance sebelum closing bulanan untuk memastikan tidak ada selisih.
Manajemen Pajak
LancarTech mendukung penghitungan pajak Indonesia yang relevan untuk bisnis ISP. Konfigurasi pajak dilakukan per tenant, sehingga setiap ISP dapat menyesuaikan dengan kebutuhan perpajakan masing-masing.
| Jenis Pajak | Tarif | Penerapan | Konfigurasi |
|---|---|---|---|
| PPN (Pajak Pertambahan Nilai) | 11% | Ditambahkan ke invoice subscriber (pajak keluaran) | Pengaturan > Pajak > Aktifkan PPN. Hanya untuk ISP berstatus PKP |
| PPh 23 | 2% | Pemotongan atas jasa teknik, manajemen, atau konsultasi | Pengaturan > Pajak > PPh 23. Diterapkan pada invoice B2B |
| BHP (Biaya Hak Penyelenggaraan) | 0,5% | Kontribusi wajib ke pemerintah dari pendapatan kotor ISP | Pengaturan > Pajak > BHP. Dihitung otomatis dari total pendapatan |
Anda sudah berstatus PKP (Pengusaha Kena Pajak). Jika belum PKP, biarkan PPN nonaktif agar invoice subscriber tidak dikenakan pajak tambahan.
Bank & Kas
Kelola seluruh akun bank dan kas perusahaan Anda di LancarTech. Setiap akun bank yang didaftarkan akan muncul sebagai akun di Chart of Accounts (kategori 1xxx - Aset) dan dapat digunakan dalam pencatatan jurnal.
Daftarkan Akun Bank
Tambahkan semua rekening bank perusahaan (BCA, BRI, Mandiri, dll) beserta saldo awal. Setiap bank menjadi akun terpisah di buku besar sehingga Anda bisa melacak saldo per rekening.
Kas Kecil (Petty Cash)
Buat akun kas kecil untuk pencatatan transaksi tunai harian. Cocok untuk pengeluaran kecil seperti bensin, makan siang tim teknisi, atau pembelian ATK.
Catat Transaksi Bank
Setiap transfer masuk (penerimaan), transfer keluar (pembayaran), dan biaya admin bank dicatat sebagai jurnal yang mempengaruhi saldo akun bank terkait.
Transfer Antar Bank
Catat pemindahan dana antar rekening. Sistem otomatis membuat jurnal: Debit bank tujuan, Kredit bank asal.
Rekonsiliasi Bank
Rekonsiliasi bank adalah proses mencocokkan catatan transaksi di LancarTech dengan mutasi rekening bank yang sebenarnya. Proses ini memastikan tidak ada transaksi yang terlewat atau tercatat ganda. Lakukan rekonsiliasi minimal 1x per minggu.
Upload atau Import Bank Statement
Buka menu Keuangan > Rekonsiliasi Bank. Pilih akun bank yang ingin direkonsiliasi, lalu upload file bank statement dalam format CSV, OFX, atau PDF. Anda juga bisa input manual jika file tidak tersedia.
Sistem Mencocokkan Transaksi Otomatis
LancarTech secara otomatis mencocokkan transaksi dari bank statement dengan transaksi yang sudah tercatat di sistem berdasarkan tanggal, nominal, dan referensi. Transaksi yang cocok akan ditandai hijau.
Review Matched dan Unmatched Items
Periksa daftar transaksi yang sudah di-match otomatis (pastikan benar) dan transaksi yang belum ter-match. Unmatched items bisa berupa: transaksi bank yang belum dicatat, atau transaksi di sistem yang belum masuk bank.
Tandai Transaksi yang Sudah Cocok
Konfirmasi setiap pasangan transaksi yang sudah cocok dengan klik "Confirm Match". Untuk transaksi bank yang belum tercatat, Anda bisa langsung membuat jurnal dari halaman rekonsiliasi.
Investigasi Selisih
Jika ada selisih antara saldo bank statement dan saldo di LancarTech, investigasi penyebabnya. Umumnya disebabkan oleh: transaksi in-transit, biaya admin bank yang belum dicatat, atau duplikasi pencatatan. Selesaikan seluruh selisih sebelum menutup rekonsiliasi.
proses closing bulanan. Pastikan semua transaksi sudah ter-match dan selisih sudah diinvestigasi untuk menjamin akurasi laporan keuangan.
Pengeluaran
Catat semua pengeluaran operasional ISP Anda dengan kategori yang terstruktur. Setiap pengeluaran yang dicatat akan secara otomatis menghasilkan jurnal akuntansi (Debit: akun beban yang sesuai, Kredit: Kas/Bank).
agar laporan laba rugi memberikan breakdown biaya yang detail. Hindari menumpuk semua pengeluaran di satu kategori "Lain-lain".
Manajemen Inventory
Modul inventory LancarTech membantu Anda mengelola stok perangkat jaringan dan aset perusahaan. Terintegrasi penuh dengan modul akuntansi — setiap pembelian dan penggunaan perangkat otomatis tercatat di jurnal keuangan.
Pencatatan Stok Perangkat
Catat semua perangkat yang dimiliki: router (MikroTik, TP-Link), ONT/ONU, kabel fiber optic, konektor, splitter, switch, dan perangkat lainnya. Setiap item memiliki kode SKU, lokasi penyimpanan, dan jumlah stok real-time. Stok berkurang otomatis saat perangkat dipasangkan ke subscriber.
Purchase Order (PO)
Buat purchase order ke vendor/supplier untuk pembelian perangkat. PO meliputi: daftar item, jumlah, harga satuan, vendor, dan tanggal pengiriman. Saat PO diterima, stok otomatis bertambah dan jurnal pembelian dibuat.
Asset Tracking
Lacak perangkat yang sudah terpasang di lapangan. Setiap perangkat yang dipasangkan ke subscriber dicatat sebagai aset yang di-deploy, termasuk serial number, tanggal pemasangan, lokasi, dan subscriber terkait. Berguna untuk audit dan klaim garansi.
Integrasi dengan Akuntansi
Semua transaksi inventory otomatis menghasilkan jurnal: Pembelian stok (Debit: Persediaan Perangkat, Kredit: Kas/Hutang Vendor), Penggunaan stok untuk instalasi (Debit: Beban Pokok - Perangkat, Kredit: Persediaan Perangkat), dan Penyesuaian stok (stock opname).
Closing Bulanan
Closing bulanan adalah proses menutup periode akuntansi setiap akhir bulan. Setelah closing, transaksi pada bulan tersebut tidak dapat diubah lagi, menjaga integritas data keuangan. Berikut tutorial langkah demi langkah:
Selesaikan Semua Transaksi Bulan Berjalan
Pastikan semua pengeluaran, penerimaan, dan jurnal penyesuaian untuk bulan tersebut sudah dicatat. Periksa apakah ada invoice yang perlu di-write-off atau piutang yang perlu diakui.
Lakukan Rekonsiliasi Bank
Selesaikan rekonsiliasi untuk semua akun bank. Pastikan saldo di LancarTech cocok dengan saldo bank statement. Investigasi dan selesaikan seluruh selisih.
Review Neraca Saldo (Trial Balance)
Jalankan neraca saldo untuk memastikan total debit sama dengan total kredit. Jika ada selisih, cari dan perbaiki jurnal yang bermasalah sebelum melanjutkan.
Buat Jurnal Penyesuaian (Adjusting Entries)
Jika diperlukan, buat jurnal penyesuaian untuk: penyusutan aset, beban dibayar dimuka yang sudah jatuh tempo, pendapatan diterima dimuka yang sudah diakui, dan koreksi lainnya.
Lock Periode
Buka menu Keuangan > Closing Bulanan, pilih bulan yang akan di-closing, lalu klik "Lock Periode". Setelah terkunci, tidak ada transaksi baru yang bisa dicatat di bulan tersebut. Proses ini bisa dibatalkan oleh admin (unlock) jika ada kebutuhan koreksi mendesak.
Generate Laporan Keuangan
Setelah closing, generate seluruh laporan keuangan untuk bulan tersebut: Laba Rugi, Neraca, Arus Kas, dan Neraca Saldo. Simpan atau export sebagai arsip bulanan.
lambat tanggal 5 bulan berikutnya. Semakin cepat closing dilakukan, semakin cepat Anda mendapatkan gambaran finansial yang akurat untuk pengambilan keputusan.
Approval Queue & Audit Trail (Compliance)
Untuk ISP yang butuh kontrol kepatuhan (SOX-ready, audit eksternal, atau segregation of duties), modul akuntansi LancarTech menyediakan approval workflow berjenjang dan audit trail lengkap yang mencatat setiap perubahan jurnal — siapa, kapan, dan apa yang berubah.
Status Flow Jurnal dengan Approval
Antrian Persetujuan (Approval Queue)
Dashboard pusat untuk semua jurnal yang menunggu review. Kartu KPI menampilkan jumlah pending, total nilai, jurnal terlama yang belum direview, dan jumlah yang direview hari ini. Urgensi ditandai dengan warna border (hijau < 3 hari, kuning 3-5 hari, merah > 5 hari) agar Anda bisa cepat memprioritaskan.
Pemisahan Tugas (Segregation of Duties)
Sistem otomatis mencegah orang yang sama yang submit jurnal untuk menyetujuinya. Ini adalah kontrol audit standar internasional — submitter ≠ approver. Jika Anda mencoba approve jurnal yang Anda sendiri submit, sistem akan menolak dengan error 403.
Penolakan dengan Alasan Wajib
Saat approver menolak jurnal, komentar alasan wajib diisi. Jurnal kembali ke status Draft agar submitter bisa perbaiki. Riwayat reject termasuk alasan tersimpan permanen di audit log untuk kepentingan audit.
Audit Log Lengkap
Setiap perubahan pada jurnal (create, edit, submit, approve, reject, post, revert, delete) otomatis direkam ke tabel audit dengan before/after JSON snapshot, user yang melakukan (termasuk email), dan timestamp. Audit log bisa difilter per action dan di-search untuk investigasi kepatuhan.
Auto-posted journals dari invoice, payment, dan expense juga ter-track di audit log dengan user_id "system:invoice", "system:payment", atau "system:expense" sehingga Anda tetap bisa membedakan kejadian otomatis dari input manual.
Rekonsiliasi Lanjutan
Selain rekonsiliasi bank standar (bagian 8), LancarTech menyediakan 4 jenis rekonsiliasi yang bekerja secara paralel di tab Reconciliation. Setiap sub-tab fokus pada aspek berbeda dari pencocokan data keuangan.
Rekonsiliasi Bank (Statement Matching)
Import bank statement via CSV paste, auto-match otomatis berdasarkan exact amount + toleransi tanggal ±3 hari ke pembayaran yang sudah terkonfirmasi, manual match untuk yang tidak cocok, dan lifecycle lengkap draft → in_progress → reconciled. Sesi rekonsiliasi bisa didelete sebelum diselesaikan.
Rekonsiliasi Piutang (Invoice vs Payment)
Tampilan konsolidasi semua invoice aktif dengan jumlah terbayar, outstanding, dan days overdue. Nama subscriber ditampilkan (bukan UUID) dan bisa di-klik untuk drill-down ke halaman detail subscriber. Kartu ringkasan menampilkan total invoice, total terbayar, outstanding, dan collection rate.
Deteksi Varian GL
Membandingkan saldo akun di General Ledger (dari journal_lines) dengan saldo subledger (dari invoices/payments). Jika ada selisih > Rp 0.01, di-highlight merah sebagai "Mismatch" — menandakan ada transaksi yang tidak ter-post ke GL atau sebaliknya. Dijalankan untuk Piutang (kode 13xx) dan Pendapatan (kode 4xxx).
Deteksi Pembayaran Belum Cocok
Mendeteksi payment yang sudah terkonfirmasi tapi belum di-match ke baris statement bank manapun. Menampilkan count, total amount, dan oldest unmatched (dalam hari) — jika > 7 hari, di-flag merah sebagai risiko. Berguna untuk mendeteksi pembayaran fraud atau data yang hilang.
Kepatuhan Pajak Indonesia (PPN/PPh/e-Faktur)
Tab Tax Compliance menyediakan pengelolaan lengkap pajak Indonesia untuk pelaporan DJP — dari pemetaan akun pajak ke GL, pencatatan transaksi PPN dan PPh, laporan bulanan, sampai export e-Faktur dalam format CSV DJP.
Pemetaan Akun Pajak
Pemetaan jenis pajak ke kode akun GL. 7 jenis pajak didukung: PPN Masukan, PPN Keluaran, PPh 21 (gaji), PPh 23 (jasa 2%), PPh 4(2) (sewa 10%), PPh 25 (cicilan korporasi), PPh 26 (asing 20%). Tarif default otomatis terisi (PPN 11%, PPh23 2%, dst) tapi bisa diubah sesuai kebutuhan.
Log Transaksi Pajak
Pencatatan setiap kejadian pajak dengan DPP (Dasar Pengenaan Pajak), tarif, jumlah pajak, NPWP lawan transaksi, nomor faktur pajak, dan counterparty. Bisa dibuat manual atau otomatis dari invoice (lihat callout di bawah). Filter per jenis pajak dan periode.
Laporan PPN (Input vs Output)
Ringkasan PPN Masukan vs Keluaran per periode. Menampilkan 3 kartu: PPN Keluaran (hijau, dari penjualan), PPN Masukan (biru, dari pembelian), dan Net PPN Terhutang (merah jika Anda berhutang ke negara, hijau jika klaim restitusi). Siap untuk SPT Masa PPN 1111.
Laporan PPh Withholding
Rincian pemotongan pajak per jenis (PPh 21/23/4(2)/25/26) dalam periode tertentu. Menampilkan count transaksi, total DPP, dan total yang dipotong. Siap untuk pelaporan SPT Masa PPh 23 dan bukti potong PPh.
Export e-Faktur CSV
Export semua transaksi PPN Keluaran (ppn_output) dalam format CSV DJP e-Faktur dengan header FK (Faktur Keluaran). File langsung bisa diimpor ke aplikasi e-Faktur untuk pelaporan resmi — otomatis mengisi kolom NPWP, nama, tanggal, DPP, dan PPN.
Integrasi otomatis: Saat invoice di-issue dengan tax_amount > 0, sistem otomatis membuat record tax_transactions dengan tax_type=ppn_output. Anda tidak perlu input manual untuk pajak dari invoice — cukup aktifkan PPN di Settings dan semua invoice terbit akan masuk ke laporan PPN secara real-time.
Pusat Biaya / Departemen (Cost Centers)
Untuk ISP multi-departemen (NOC, sales, technical, customer service), cost centers memungkinkan Anda melabeli setiap baris jurnal dengan departemen terkait. Laporan per departemen membantu menganalisis profitabilitas dan alokasi biaya.
CRUD Pusat Biaya
Buat cost center dengan kode unik (mis. CC-NOC, CC-SALES, CC-TECH), nama, manager, dan parent (untuk hierarki). Non-aktifkan yang tidak digunakan lagi. Cost center tidak bisa dihapus jika masih direferensikan oleh jurnal — harus dinonaktifkan saja untuk menjaga integritas audit trail.
Laporan Saldo per Departemen
Tampilan per departemen menampilkan total debit, total credit, net movement, dan jumlah baris jurnal yang tertag. Kartu KPI ringkasan: departemen aktif, total spend 30 hari, net movement (surplus/deficit), dan top spender (departemen dengan debit terbesar).
Integrasi dengan Anggaran
Cost center bisa digabung dengan budget (bagian 18) untuk tracking anggaran per departemen. Contoh: budget marketing bulan Januari Rp 50 juta, actual spend yang di-tag ke CC-MARKETING bisa di-compare secara otomatis di variance report.
Anggaran vs Aktual (Analisis Varian)
Rencanakan budget tahunan per akun dan per bulan, lalu bandingkan dengan aktual dari jurnal yang sudah di-post. Variance analysis menunjukkan deviasi absolut dan persentase agar Anda cepat menemukan akun yang over-budget atau under-budget.
Buat Anggaran untuk Tahun Fiskal
Buka tab Budget, pilih tahun fiskal, klik "New Budget". Isi nama (mis. "Anggaran Operasional 2026") dan notes. Budget baru dibuat dengan status Draft — artinya masih bisa diedit sebelum di-aktifkan.
Alokasi per Akun × Bulan
Klik View pada budget yang sudah dibuat, lalu masuk ke tab Lines. Tambahkan alokasi: kode akun (mis. 5001 Beban Bandwidth), bulan (1-12), dan amount. Satu budget bisa memiliki ratusan line items. Alokasi dengan kombinasi (account, month) yang sama akan di-upsert (tidak duplicate).
Aktifkan Anggaran
Setelah semua alokasi diisi, klik Activate untuk mengubah status dari Draft → Active. Budget yang sudah Active tidak bisa dihapus (hanya closed). Hanya satu budget aktif per fiscal year yang direkomendasikan agar variance report tidak ambigu.
Review Laporan Varian
Tab Variance menampilkan setiap akun dengan: Budget (total dari budget_lines), Actual (dari jurnal posted), Variance (actual - budget), dan %. Merah = over-budget (untuk beban = jelek, untuk pendapatan = bagus), hijau = under-budget. Gunakan ini untuk closing bulanan sebagai input evaluasi anggaran.
Navigasi: Mega Menu Keuangan
Modul Keuangan memiliki 17 tab yang dikelompokkan ke dalam 6 kategori logis dalam mega menu. Dropdown dengan ikon, deskripsi, dan badge aktif membuat navigasi cepat tanpa horizontal scroll. Klik di luar atau tekan Escape untuk tutup dropdown.
Ringkasan (Overview)
Dashboard KPI — kartu revenue/expense, profit margin, balance sheet snapshot, trend chart 30 hari.
Buku Besar (Ledger)
Bagan Akun, Pohon Akun, Jurnal (create/post/review), Buku Besar per akun.
Laporan (Reports)
Laporan L/R, Arus Kas (tidak langsung), Neraca Saldo, Neraca, Umur Piutang.
Kontrol (Controls)
Periode Akuntansi (close/lock), Antrian Persetujuan, Log Audit — semua kontrol kepatuhan.
Operasi (Operations)
Rekonsiliasi (bank/piutang/GL/belum cocok) dan Kepatuhan Pajak (PPN/PPh/e-Faktur) — operasional harian.
Perencanaan (Planning)
Pusat Biaya dan Anggaran vs Aktual — perencanaan dan analisis varian untuk pengambilan keputusan.
Export & Cetak
Semua laporan keuangan di LancarTech dapat di-export dan dicetak untuk kebutuhan arsip, audit, atau pelaporan ke pihak eksternal (akuntan, pajak, investor).
Export PDF
Semua laporan keuangan (Laba Rugi, Neraca, Arus Kas, Buku Besar, Neraca Saldo) dapat di-export ke format PDF dengan layout profesional, lengkap dengan header perusahaan, tanggal cetak, dan nomor halaman. Cocok untuk arsip resmi dan pelaporan.
Export Excel (XLSX)
Export data ke format Excel untuk analisis lebih lanjut. Data diekspor dalam format tabel yang rapi dengan formula yang sudah terpasang (total, subtotal). Cocok untuk akuntan yang ingin melakukan analisis custom atau pivot table.
Cetak Langsung
Klik tombol cetak untuk langsung mencetak laporan melalui browser. Layout otomatis dioptimasi untuk kertas A4 dengan margin yang sesuai standar dokumen keuangan.
Export Jurnal per Periode
Export seluruh jurnal dalam periode tertentu ke Excel. Berguna untuk backup data, migrasi ke software akuntansi lain, atau keperluan audit eksternal.
Best Practices
Berikut praktik terbaik untuk mengelola keuangan ISP Anda secara profesional menggunakan LancarTech:
Tutup buku setiap akhir bulan
Lakukan closing bulanan secara disiplin: rekonsiliasi bank, review piutang tak tertagih, buat jurnal penyesuaian, dan generate laporan keuangan. Setelah closing, lock periode tersebut dari perubahan. Target: closing selesai maksimal tanggal 5 bulan berikutnya.
Rekonsiliasi bank minimal 1x per minggu
Jangan menunggu akhir bulan untuk rekonsiliasi. Bandingkan saldo bank di LancarTech dengan saldo bank sebenarnya setiap minggu untuk mendeteksi selisih sejak dini dan mempermudah proses closing.
Kategorikan pengeluaran dengan spesifik
Gunakan akun beban yang spesifik (Biaya Bandwidth, Biaya Sewa Tower, Gaji Teknisi) agar laporan keuangan memberikan insight detail tentang komponen biaya terbesar. Hindari menumpuk di kategori "Beban Lain-lain".
Review piutang secara berkala
Periksa aging report setiap minggu. Follow-up piutang yang sudah 30+ hari. Pertimbangkan write-off untuk piutang 90+ hari yang memang tidak tertagih agar laporan keuangan mencerminkan kondisi sebenarnya.
Backup dan arsipkan laporan keuangan
Export dan simpan laporan keuangan bulanan dalam format PDF sebagai arsip. Simpan juga backup Excel untuk keperluan audit. LancarTech menyimpan data secara aman, namun arsip offline memberikan perlindungan tambahan.
Pisahkan keuangan pribadi dan perusahaan
Pastikan seluruh transaksi yang dicatat di LancarTech adalah transaksi perusahaan. Jangan mencampur pengeluaran pribadi pemilik dengan pengeluaran operasional ISP.
Libatkan akuntan profesional
Untuk ISP yang sudah memiliki omzet signifikan, libatkan akuntan profesional untuk review laporan keuangan, konsultasi perpajakan, dan persiapan SPT. Data dari LancarTech dapat di-export untuk memudahkan kerja akuntan.