Dokumentasi
DocsOLT & ODP

OLT & ODP Management

Panduan lengkap manajemen jaringan fiber optik (FTTH) di LancarTech

Overview

Bagi ISP yang menggunakan jaringan fiber optik (FTTH/FTTB),

LancarTech menyediakan modul manajemen OLT & ODP yang terintegrasi

Provisioning Otomatis

Registrasi dan konfigurasi ONU/ONT langsung dari dashboard tanpa perlu Telnet manual ke OLT.

Monitoring Sinyal Optik

Pantau RX power setiap ONU secara real-time. Alert otomatis jika sinyal di bawah threshold.

Manajemen ODP & Port

Lacak lokasi ODP, kapasitas splitter, dan assignment port ke subscriber secara visual.

Topologi & Peta

Visualisasi topologi jaringan OLT → ODP → ONU pada peta interaktif berbasis Leaflet.

Apa itu OLT, ODP, dan ONU?

Sebelum masuk ke fitur-fitur manajemen, berikut penjelasan singkat

OLT (Optical Line Terminal)

Perangkat utama di sisi ISP (POP/STO) yang menjadi pusat distribusi sinyal optik ke seluruh pelanggan. OLT terhubung ke backbone internet dan mendistribusikan bandwidth ke ribuan ONU melalui jaringan fiber. Contoh perangkat: ZTE C300, ZTE C320, Huawei MA5608T. Satu OLT bisa memiliki banyak port PON, dan setiap port PON bisa melayani hingga 128 ONU (tergantung split ratio).

ODP (Optical Distribution Point)

Kotak distribusi fiber yang dipasang di lapangan (biasanya di tiang atau dinding) sebagai titik pembagi sinyal optik. Di dalam ODP terdapat splitter yang membagi satu kabel feeder menjadi beberapa kabel distribusi ke pelanggan. Tipe splitter umum: 1:8, 1:16, atau 1:32. ODP menjadi titik kritis dalam perencanaan kapasitas jaringan.

ONU / ONT (Optical Network Unit / Terminal)

Perangkat di sisi pelanggan yang mengubah sinyal optik menjadi sinyal elektrik (Ethernet/WiFi). ONU dipasang di rumah atau kantor subscriber dan terhubung ke ODP melalui kabel fiber drop. Contoh perangkat: ZTE F660, ZTE F670L, Huawei HG8245H. Setiap ONU memiliki serial number unik yang digunakan untuk provisioning.

Splitter

Komponen pasif di dalam ODP yang membagi sinyal optik dari satu input menjadi beberapa output. Ratio splitter menentukan berapa banyak pelanggan yang bisa dilayani per port ODP. Semakin besar ratio split, semakin banyak pelanggan tapi sinyal semakin lemah (insertion loss bertambah).

Topologi GPON:: (di ODP) → Drop Cable → ONU. Satu port PON di OLT bisa

Registrasi OLT

Langkah pertama dalam mengelola jaringan fiber adalah mendaftarkan

Langkah Registrasi

1
Buka Menu OLT Management

Navigasi ke menu Jaringan > OLT Management di dashboard admin. Klik tombol Tambah OLT di pojok kanan atas.

2
Isi Informasi Dasar

Masukkan nama OLT (contoh: OLT-POP-Utara), model perangkat (ZTE C300 atau ZTE C320), dan lokasi fisik OLT (alamat POP/STO). Nama OLT harus unik dalam satu tenant untuk memudahkan identifikasi.

3
Konfigurasi Koneksi

Masukkan IP address OLT, port Telnet (default: 23), username, dan password untuk akses CLI. LancarTech menggunakan koneksi Telnet untuk berkomunikasi dengan OLT ZTE. Kredensial disimpan terenkripsi di database.

4
Atur Parameter GPON

Konfigurasi parameter jaringan GPON: VLAN ID untuk data traffic, profile name untuk ONU, dan template konfigurasi default yang akan digunakan saat provisioning ONU baru.

5
Test Koneksi

Klik tombol Test Koneksi untuk memverifikasi bahwa LancarTech dapat terhubung ke OLT. Sistem akan mencoba login via Telnet dan menjalankan perintah dasar untuk memastikan koneksi berhasil. Jika gagal, periksa IP, port, dan kredensial.

6
Simpan & Sinkronisasi

Setelah koneksi berhasil, klik Simpan. LancarTech akan melakukan sinkronisasi awal: membaca daftar card/slot yang terpasang, port PON yang tersedia, dan ONU yang sudah terdaftar di OLT. Proses ini memakan waktu beberapa detik tergantung jumlah perangkat.

ParameterContohKeterangan
Insertion LossRekomendasi JarakPort Assignment
ModelCara Assign PortCapacity Alert:
IP AddressSignal MonitoringIP management OLT yang dapat diakses dari server LancarTech
Level Sinyal (RX Power)Fitur Signal MonitoringPenting:
Sinyal optik di bawah-25 dBmUsername login CLI OLT
Topology View********Live Telemetry
LokasiPerintah yang TersediaPerhatian:

Keamanan:: tenant-specific encryption key. Pastikan IP OLT hanya dapat

Monitoring OLT

Setelah OLT terdaftar, LancarTech secara berkala mengumpulkan data

CPU & Memory

Utilisasi CPU dan memory OLT ditampilkan dalam bentuk gauge dan grafik historis. Alert otomatis jika CPU > 80% atau memory > 85%.

Temperatur

Suhu perangkat OLT dipantau secara real-time. Alert dikirim jika suhu melebihi threshold aman (default: 65°C) untuk mencegah overheating.

Uptime

Waktu aktif OLT sejak terakhir reboot. Uptime yang tiba-tiba reset mengindikasikan reboot tidak terencana yang perlu diinvestigasi.

Port PON Status

Status setiap port PON: jumlah ONU terdaftar, ONU online vs offline, dan utilisasi bandwidth per port.

Throughput

Traffic upstream dan downstream per port PON ditampilkan dalam grafik real-time dan historis untuk analisis kapasitas.

Optical Module

Status modul SFP/XFP pada setiap port PON: TX power, RX power, temperature, dan bias current. Modul yang degradasi terdeteksi dini.

Interval Polling:: historis disimpan di VictoriaMetrics untuk grafik jangka

ONU Provisioning

ONU provisioning adalah proses mendaftarkan dan mengkonfigurasi

Alur Provisioning ONU

1
Deteksi ONU Baru (Auto-Discovery)

Saat teknisi memasang ONU baru di sisi pelanggan dan menyambungkan kabel fiber, OLT akan mendeteksi ONU tersebut sebagai perangkat baru (unconfigured). LancarTech membaca daftar ONU yang belum terdaftar melalui perintah CLI dan menampilkannya di dashboard.

2
Pilih ONU untuk Provisioning

Dari daftar ONU yang terdeteksi, admin atau teknisi memilih ONU yang akan di-provisioning. Informasi yang ditampilkan: serial number ONU, tipe perangkat, port PON tempat ONU terdeteksi, dan waktu deteksi pertama.

3
Assign ke Subscriber

Pilih subscriber dan service yang akan dikaitkan dengan ONU ini. LancarTech akan otomatis menghubungkan ONU dengan data subscriber di sistem billing, sehingga monitoring dan troubleshooting bisa langsung dikaitkan dengan pelanggan.

4
Konfigurasi ONU

Tentukan profil layanan untuk ONU: bandwidth profile (upstream/downstream), VLAN assignment, dan service type (internet, IPTV, VoIP). LancarTech mengirim konfigurasi ke OLT via CLI secara otomatis.

5
Verifikasi & Aktivasi

Setelah konfigurasi dikirim, LancarTech memverifikasi bahwa ONU berhasil terdaftar dan online. Status ONU berubah dari Unconfigured menjadi Online. Subscriber dapat langsung menggunakan layanan internet.

Status ONUWarnaKeterangan
Nama OLTOLT-POP-UtaraNama unik untuk identifikasi, biasanya berdasarkan lokasi POP
ModelZTE C300Tipe perangkat OLT (ZTE C300 atau ZTE C320)
IP Address10.10.1.1IP management OLT yang dapat diakses dari server LancarTech
Port Telnet23Port untuk koneksi Telnet (default: 23)
UsernamezteUsername login CLI OLT
Password********Password login CLI (disimpan terenkripsi)

Bulk Provisioning:: Untuk deployment massal,

ODP Management

jaringan FTTH yang perlu dikelola dengan baik. LancarTech

Informasi ODP yang Dikelola

Identitas ODP

Setiap ODP memiliki kode unik (contoh: ODP-UTR-001), nama deskriptif, dan catatan lokasi. Penamaan yang konsisten memudahkan teknisi menemukan ODP di lapangan.

Lokasi GPS

Koordinat GPS ODP disimpan untuk ditampilkan di peta. Teknisi dapat menggunakan fitur navigasi untuk menemukan ODP saat instalasi atau troubleshooting. Lokasi bisa diinput manual atau menggunakan GPS smartphone.

Kapasitas Splitter

Tipe dan kapasitas splitter yang terpasang di ODP (1:8, 1:16, atau 1:32). LancarTech menghitung port yang tersedia vs terpakai untuk perencanaan kapasitas.

Parent OLT & Port PON

Setiap ODP terhubung ke port PON tertentu di OLT. Relasi ini penting untuk troubleshooting dan memahami topologi jaringan secara keseluruhan.

Foto Dokumentasi

Upload foto ODP (tampak luar dan isi/splitter) untuk dokumentasi. Berguna untuk verifikasi kondisi ODP tanpa harus ke lapangan, terutama untuk manajer jaringan.

Tipe SplitterJumlah PortInsertion LossRekomendasi Jarak
1:44 port~7.0 dBHingga 15 km dari OLT
1:88 port~10.5 dBHingga 12 km dari OLT
1:1616 port~13.5 dBHingga 8 km dari OLT
1:3232 port~17.0 dBHingga 5 km dari OLT
1:6464 port~20.5 dBHingga 3 km dari OLT

Port Assignment

Port assignment adalah proses menghubungkan port fisik di ODP

Cara Assign Port

1
Buka Detail ODP

Navigasi ke menu Jaringan > ODP Management, lalu pilih ODP yang ingin dikelola. Halaman detail ODP menampilkan diagram visual port splitter dengan status masing-masing.

2
Pilih Port yang Tersedia

Port yang masih kosong ditandai dengan warna hijau, port yang sudah terpakai ditandai merah dengan informasi subscriber yang menggunakan. Klik port kosong yang ingin di-assign.

3
Pilih Subscriber & Service

Cari subscriber yang akan dikaitkan dengan port ini. Pilih service aktif dari subscriber tersebut. Sistem akan mencatat relasi port ODP ↔ service ↔ subscriber.

4
Input Informasi Tambahan

Opsional: masukkan nomor core fiber, panjang kabel drop, dan catatan instalasi. Informasi ini berguna untuk dokumentasi teknis dan troubleshooting di kemudian hari.

5
Simpan Assignment

Setelah disimpan, port akan berubah menjadi merah (terpakai) dan menampilkan nama subscriber. Kapasitas tersedia di ODP otomatis berkurang. Data ini juga muncul di halaman detail subscriber.

Capacity Alert:: Ini memberi waktu untuk merencanakan pemasangan ODP baru atau

Signal Monitoring

Monitoring sinyal optik adalah salah satu fitur terpenting dalam

Level Sinyal (RX Power)StatusKeteranganAksi
-8 dBm s/d -18 dBmExcellentSinyal sangat bagus, koneksi stabilTidak perlu tindakan
-18 dBm s/d -22 dBmGoodSinyal bagus, dalam batas normal operasionalMonitoring rutin
-22 dBm s/d -25 dBmWarningSinyal mulai lemah, potensi gangguanPeriksa konektor dan splicing
-25 dBm s/d -27 dBmPoorSinyal buruk, kemungkinan packet loss dan intermittentDispatch teknisi untuk perbaikan
< -27 dBmCriticalSinyal sangat buruk, layanan tidak stabilTindakan segera: cek fiber, splicing ulang

Fitur Signal Monitoring

Dashboard Sinyal per OLT

Ringkasan sinyal seluruh ONU di bawah satu OLT: distribusi sinyal (berapa persen excellent, good, warning, poor), ONU dengan sinyal terburuk, dan tren degradasi sinyal dari waktu ke waktu.

Grafik Historis per ONU

Setiap ONU memiliki grafik historis RX power yang disimpan di VictoriaMetrics. Anda dapat melihat tren sinyal harian/mingguan/bulanan untuk mendeteksi degradasi bertahap (misalnya akibat konektor kotor atau fiber bengkok).

Alert Otomatis

LancarTech mengirim notifikasi otomatis saat sinyal ONU turun di bawah threshold yang dikonfigurasi (default: -25 dBm). Alert dikirim via dashboard notification dan opsional ke WhatsApp admin/teknisi.

Batch Signal Check

Fitur untuk membaca sinyal seluruh ONU di satu OLT atau satu port PON secara bersamaan. Berguna untuk audit rutin jaringan dan identifikasi ONU bermasalah secara massal.

Penting:: Sinyal optik di bawah

Topology View

LancarTech menyediakan visualisasi topologi jaringan fiber dalam

Map View (Peta Geografis)

Menampilkan lokasi OLT, ODP, dan ONU pada peta interaktif berbasis Leaflet. OLT ditandai dengan ikon besar di lokasi POP, ODP ditandai dengan ikon di tiang/dinding, dan garis penghubung menunjukkan jalur fiber. Warna marker menunjukkan status: hijau (normal), kuning (warning), merah (problem). Klik marker untuk melihat detail perangkat.

Tree View (Diagram Hierarki)

Menampilkan topologi dalam bentuk tree: OLT → Port PON → ODP → ONU. Tampilan ini cocok untuk memahami hubungan logis antar perangkat tanpa memperhatikan lokasi fisik. Setiap node menampilkan status dan informasi ringkas. Collapse/expand untuk fokus pada bagian tertentu.

Filter & Search

Fitur filter untuk menampilkan hanya perangkat dengan status tertentu (misalnya hanya ONU offline) atau di area tertentu. Search box untuk mencari perangkat berdasarkan nama, serial number, atau subscriber yang terkait.

Layer Overlay

Overlay informasi tambahan pada peta: zona coverage, area yang belum terlayani, rencana ekspansi, dan heatmap sinyal. Membantu perencanaan pengembangan jaringan berdasarkan data visual.

Live Telemetry

Fitur live telemetry memungkinkan admin menjalankan perintah

monitoring secara langsung ke OLT tanpa harus membuka sesi

1
Show ONU Info

Menampilkan informasi detail ONU: serial number, model, firmware version, uptime, registration time, dan status terakhir. Setara dengan perintah 'show gpon onu detail-info' di CLI ZTE.

2
Show Optical Info

Membaca sinyal optik real-time dari ONU: RX power, TX power, temperature, voltage, dan bias current. Data ini langsung dari ONU, bukan dari cache polling. Setara dengan 'show gpon onu optical-info'.

3
Show Traffic Stats

Menampilkan statistik traffic ONU: bytes sent/received, packets, errors, dan discards. Berguna untuk memverifikasi apakah ONU benar-benar melewatkan traffic atau tidak.

4
Show MAC Address

Menampilkan daftar MAC address yang terdeteksi di belakang ONU. Berguna untuk mengetahui berapa device yang terhubung ke ONU pelanggan dan mengidentifikasi perangkat.

5
Reset/Reboot ONU

Mengirim perintah reboot ke ONU secara remote. Berguna saat ONU hang atau perlu restart tanpa teknisi datang ke lokasi pelanggan. ONU akan restart dalam 30-60 detik.

Perhatian:: Gunakan fitur ini dengan bijak dan sebaiknya informasikan

Alarms & Alerts

LancarTech menyediakan sistem alarm dan alert untuk mendeteksi

Tipe AlarmSeverityPenyebab UmumTindakan
ONU OfflineWarningPower failure, fiber putus, ONU rusakHubungi pelanggan, dispatch teknisi jika perlu
LOS (Loss of Signal)CriticalFiber putus, konektor lepas, splicing gagalDispatch teknisi segera, cek jalur fiber dengan OTDR
Signal DegradationWarningKonektor kotor, macro bend, aging fiberJadwalkan maintenance, bersihkan konektor
OLT Port DownCriticalModul SFP rusak, card failureGanti modul SFP, escalate ke vendor jika card failure
OLT High CPUWarningOverload, terlalu banyak ONU, loop trafficAnalisis traffic, distribusikan load ke port lain
OLT High TemperatureCriticalAC ruangan mati, ventilasi tersumbatPeriksa pendingin ruangan, bersihkan filter udara OLT
Dying GaspInfoPLN mati di area pelangganMonitoring, biasanya kembali normal saat listrik menyala
Mass OfflineCriticalFeeder putus, OLT port down, splitter rusakPrioritas tinggi — dampak ke banyak pelanggan sekaligus

Konfigurasi Alert

Threshold Kustomisasi

Atur threshold untuk setiap tipe alarm: berapa dBm untuk warning sinyal, berapa persen untuk CPU alert, berapa derajat untuk temperature alert. Threshold dapat diatur global per tenant atau per OLT.

Channel Notifikasi

Alert dapat dikirim ke: dashboard notification (selalu aktif), WhatsApp admin/teknisi, email, dan webhook ke sistem external (misalnya Telegram bot atau PagerDuty).

Alarm Suppression

Fitur untuk menekan alarm sementara saat ada maintenance terjadwal. Misalnya saat migrasi fiber, Anda tidak ingin menerima ratusan alarm ONU offline. Set jadwal maintenance dan alarm akan otomatis di-suppress selama periode tersebut.

Escalation Rules

Konfigurasi aturan eskalasi: jika alarm Critical tidak di-acknowledge dalam 15 menit, kirim ke supervisor. Jika 30 menit, kirim ke manajer jaringan. Memastikan masalah kritis tidak terlewatkan.

Mass Offline Detection:: di bawah satu port PON atau satu ODP tiba-tiba offline

Best Practices

Berikut adalah tips dan praktik terbaik untuk mengelola jaringan

Perencanaan PON yang tepat

Rencanakan split ratio berdasarkan kepadatan pelanggan di area tersebut. Untuk area padat (perumahan/apartemen), gunakan splitter 1:16 atau 1:32. Untuk area jarang (pedesaan/perkantoran), 1:8 sudah cukup. Jangan oversubscribe — sisakan minimal 20% port kosong untuk pertumbuhan.

Konvensi penamaan yang konsisten

Tetapkan format penamaan yang konsisten untuk semua perangkat: OLT-[LOKASI] (contoh: OLT-POP-UTARA), ODP-[AREA]-[NOMOR] (contoh: ODP-MRD-001). Penamaan yang konsisten mempercepat identifikasi dan mengurangi kesalahan saat troubleshooting.

Dokumentasi ODP di lapangan

Selalu upload foto ODP setelah instalasi atau maintenance. Pastikan GPS coordinate terisi untuk setiap ODP. Dokumentasi yang baik menghemat waktu teknisi saat troubleshooting karena tidak perlu mencari-cari lokasi ODP.

Monitoring sinyal berkala

Jadwalkan batch signal check minimal seminggu sekali untuk seluruh ONU. Sinyal yang turun secara bertahap (gradual degradation) seringkali tidak terdeteksi oleh alert threshold tapi bisa menjadi masalah jika dibiarkan. Grafik historis membantu mendeteksi tren ini.

Maintenance konektor rutin

80% masalah sinyal optik disebabkan oleh konektor kotor atau splicing yang buruk. Jadwalkan pembersihan konektor di ODP minimal setiap 6 bulan. Gunakan cleaning kit fiber optik yang proper — jangan gunakan tisu atau alkohol biasa.

Kapasitas ODP dan perencanaan ekspansi

Pantau utilisasi ODP secara rutin melalui dashboard. Saat kapasitas ODP mencapai 80%, mulai rencanakan pemasangan ODP baru atau upgrade splitter. Jangan tunggu sampai penuh — pelanggan baru yang datang saat ODP penuh harus menunggu dan berpotensi beralih ke kompetitor.

Backup konfigurasi OLT

Lakukan backup konfigurasi OLT secara berkala (minimal mingguan). Simpan backup di lokasi terpisah dari OLT. Jika OLT mengalami failure dan perlu reset/replace, backup konfigurasi memungkinkan recovery cepat tanpa harus provisioning ulang ribuan ONU.

Segregasi VLAN per layanan

Pisahkan traffic berdasarkan tipe layanan menggunakan VLAN: VLAN untuk internet, VLAN untuk IPTV (jika ada), dan VLAN untuk management. Segregasi ini meningkatkan keamanan dan memudahkan troubleshooting traffic per layanan.