Dokumentasi
DocsJaringan & MikroTik

Jaringan & MikroTik

Panduan lengkap integrasi jaringan LancarTech — manajemen router MikroTik via REST API, monitoring real-time, manajemen CPE, dan infrastruktur fiber optik. Semua dikelola dari satu dashboard.

Overview

LancarTech terintegrasi langsung dengan perangkat jaringan Anda menggunakan beberapa teknologi inti:

MikroTik REST API

Komunikasi langsung dengan RouterOS 7+ melalui REST API. LancarTech mengelola PPP secrets, hotspot users, simple queues, firewall rules, VPN, DHCP, dan konfigurasi lainnya secara otomatis tanpa perantara. TIDAK menggunakan RADIUS — semua manajemen dilakukan via API secara real-time.

SNMP Polling

Polling SNMP v2c otomatis ke semua perangkat terdaftar untuk mengumpulkan metrik traffic interface, CPU usage, memory utilization, dan uptime. Data digunakan untuk monitoring dan alerting.

ACS Built-in (TR-069)

Sistem ACS (Auto Configuration Server) built-in LancarTech untuk manajemen Customer Premises Equipment (CPE) seperti ONT/ONU. Mendukung auto-provisioning, remote reboot, firmware upgrade, dan diagnostik jarak jauh — tanpa perlu software ACS pihak ketiga.

VictoriaMetrics

Penyimpanan metrik time-series performa tinggi untuk data bandwidth, traffic, dan resource utilization. Mendukung retensi data jangka panjang dengan query yang cepat untuk grafik historis.

menggunakan RADIUS untuk autentikasi, accounting, atau manajemen sesi. Semua pengelolaan subscriber (PPPoE, Hotspot, Queue) dilakukan langsung melalui MikroTik REST API. Ini memberikan kontrol real-time yang lebih cepat dan menghilangkan kompleksitas setup RADIUS server.

Menambahkan Router MikroTik

Untuk menghubungkan router MikroTik ke LancarTech, ikuti langkah-langkah berikut secara berurutan. Pastikan Anda memiliki akses fisik atau remote ke router sebelum memulai.

1

Pastikan RouterOS 7+

REST API hanya tersedia di MikroTik RouterOS versi 7 ke atas. Cek versi router Anda di menu System > Resources. Jika masih menggunakan RouterOS 6, Anda perlu melakukan upgrade terlebih dahulu melalui System > Packages > Check For Updates. Pastikan firmware juga di-upgrade setelah RouterOS di-update.

2

Aktifkan Service www atau www-ssl

REST API MikroTik berjalan di atas HTTP/HTTPS. Buka IP > Services di Winbox atau WebFig. Aktifkan service "www" (port 80) atau "www-ssl" (port 443). Untuk keamanan, disarankan menggunakan www-ssl dengan sertifikat SSL. Anda juga bisa mengubah port default, misalnya ke 8728, untuk keamanan tambahan. Pastikan port yang dipilih tidak diblokir oleh firewall router.

3

Buat User API dengan Grup Full Access

Buka System > Users di router. Buat user baru khusus untuk LancarTech (contoh: username "lancarnet-api"). Gunakan grup "full" agar LancarTech dapat mengelola semua konfigurasi yang diperlukan (PPP secrets, queues, hotspot users, firewall, dll). Gunakan password yang kuat minimal 16 karakter. Jangan gunakan user admin utama Anda — buat user terpisah untuk audit trail yang lebih baik.

4

Buka Menu Jaringan di LancarTech

Login ke dashboard LancarTech Anda. Di sidebar kiri, buka menu Jaringan > Router. Klik tombol "Tambah Router" di pojok kanan atas halaman. Form tambah router akan terbuka.

5

Masukkan Detail Koneksi

Isi form dengan data berikut: Nama Router (untuk identifikasi, contoh: "Router Utama Kantor"), IP Address atau domain router (contoh: 103.130.17.38), Port (sesuai service yang diaktifkan, contoh: 80 untuk HTTP atau 443 untuk HTTPS), Username (user API yang dibuat di langkah 3), dan Password. Pilih juga protokol koneksi (HTTP atau HTTPS).

6

Klik Test Koneksi

Sebelum menyimpan, klik tombol "Test Koneksi". LancarTech akan mencoba menghubungi REST API router menggunakan kredensial yang dimasukkan. Proses ini akan memverifikasi: router dapat dijangkau dari server LancarTech, kredensial valid, versi RouterOS mendukung REST API, dan user memiliki akses yang cukup. Jika test gagal, periksa kembali IP, port, dan firewall router.

7

Router Berhasil Terhubung

Jika test berhasil, klik "Simpan" untuk menambahkan router. Router akan muncul di daftar dengan status "Online" (hijau). LancarTech akan mulai melakukan health check berkala dan sinkronisasi data dari router. Anda sekarang dapat mengelola PPP secrets, hotspot users, queues, dan konfigurasi lainnya langsung dari dashboard.

(username dan password) disimpan dengan enkripsi AES-256-GCM di database. Kunci enkripsi disimpan terpisah sebagai environment variable di server. Data hanya didekripsi saat runtime ketika LancarTech perlu berkomunikasi dengan router, dan tidak pernah ditampilkan di log, response API, atau UI (password di-mask).

PPP Secret Management

LancarTech mengelola PPP secrets di MikroTik secara otomatis berdasarkan lifecycle layanan subscriber. Setiap kali terjadi perubahan status layanan di LancarTech, sistem langsung mengirim perintah ke router MikroTik via REST API untuk menyinkronkan konfigurasi PPP. Tidak perlu login ke Winbox untuk menambah, mengubah, atau menghapus PPP secret — semua dilakukan otomatis.

PPP Profile di MikroTik di-mapping ke paket layanan di LancarTech. Ketika Anda membuat paket baru dengan tipe PPPoE, LancarTech akan memastikan profile yang sesuai ada di router. Setiap subscriber PPPoE mendapat secret unik dengan username, password, dan profile yang terkonfigurasi otomatis.

Event di LancarTechAksi Otomatis di MikroTikDetail
Service DiaktifkanPOST /rest/ppp/secretMembuat PPP secret baru dengan name=username, password, profile sesuai paket, dan service=pppoe
Service Di-suspendPATCH /rest/ppp/secret/{id}Set disabled=yes pada PPP secret. Subscriber terputus otomatis dan tidak bisa reconnect
Service Diaktifkan KembaliPATCH /rest/ppp/secret/{id}Set disabled=no pada PPP secret. Subscriber dapat konek kembali dengan kredensial yang sama
Upgrade/Downgrade PaketPATCH /rest/ppp/secret/{id}Mengubah profile PPP secret ke profile baru sesuai paket tujuan. Berlaku setelah reconnect
Ganti PasswordPATCH /rest/ppp/secret/{id}Mengubah password PPP secret. Subscriber perlu reconnect dengan password baru
Service DiterminasiDELETE /rest/ppp/secret/{id}Menghapus PPP secret dari router. Subscriber tidak bisa konek lagi. Data tetap tersimpan di LancarTech

Hotspot User Management

Untuk paket bertipe Hotspot, LancarTech mengelola hotspot users di MikroTik dengan prinsip serupa seperti PPP secrets. Setiap subscriber hotspot mendapat username dan password unik, serta hotspot user profile yang mengatur bandwidth dan batas waktu akses.

Lifecycle management hotspot user sama dengan PPP secret — saat service diaktifkan, LancarTech membuat hotspot user di router. Saat di-suspend, user di-disable. Saat di-terminate, user dihapus. Perubahan paket otomatis mengubah profile yang ter-assign.

Voucher Hotspot

LancarTech mendukung pembuatan voucher hotspot secara batch untuk kebutuhan bisnis seperti kafe, hotel, atau area publik. Fitur voucher meliputi:

Generate batch — buat ratusan voucher sekaligus dengan durasi, bandwidth, dan masa berlaku yang dikustomisasi
Kode unik alfanumerik acak atau format kustom untuk setiap voucher
Cetak voucher ke PDF atau thermal printer dengan layout kustom (logo ISP, SSID, instruksi koneksi)
Tracking penggunaan — pantau status aktif, terpakai, atau expired secara real-time
Penjualan via POS kasir dengan pencatatan pendapatan otomatis
Auto-cleanup voucher expired untuk menjaga database tetap bersih

Simple Queue

LancarTech mengelola Simple Queue di MikroTik untuk membatasi bandwidth setiap subscriber secara presisi. Queue dibuat otomatis saat service diaktifkan dan target IP di-set berdasarkan IP yang didapat subscriber saat koneksi PPPoE/Hotspot/Static.

Setiap paket layanan di LancarTech memiliki konfigurasi bandwidth lengkap yang langsung di-push ke MikroTik:

max-limit — bandwidth maksimum upload/download (contoh: 20M/20M)
burst-limit — bandwidth burst sementara untuk pengalaman browsing lebih responsif
burst-threshold — batas traffic sebelum burst diaktifkan
burst-time — durasi burst yang diizinkan (dalam detik)
target — IP address subscriber (otomatis dari sesi PPPoE/Hotspot/Static)
comment — ID subscriber dan nama paket untuk identifikasi mudah di Winbox

Contoh Simple Queue yang dibuat otomatis oleh LancarTech:

# REST API call yang dikirim LancarTech ke MikroTik:
# POST /rest/queue/simple

{
  "name": "lancarnet-pppoe-subscriber-001",
  "target": "10.10.1.2/32",
  "max-limit": "20M/5M",
  "burst-limit": "25M/8M",
  "burst-threshold": "15M/4M",
  "burst-time": "30s/30s",
  "limit-at": "10M/2M",
  "priority": "3/3",
  "comment": "Managed by LancarTech - DO NOT EDIT"
}

LancarTech (misalnya upgrade dari 20Mbps ke 50Mbps), queue di MikroTik otomatis di-update dalam hitungan detik. Jika subscriber sedang online, perubahan bandwidth langsung terasa tanpa perlu disconnect.

DHCP Server

LancarTech menampilkan daftar DHCP lease dari semua router MikroTik yang terhubung. Data lease diambil secara real-time via REST API sehingga Anda selalu melihat informasi terkini tanpa perlu login ke router.

Informasi yang ditampilkan untuk setiap DHCP lease:

IP Address — alamat IP yang diberikan ke perangkat client
MAC Address — alamat fisik perangkat untuk identifikasi unik
Hostname — nama perangkat yang dilaporkan oleh client
Server — nama DHCP server di MikroTik yang memberikan lease
Status — bound (aktif), waiting (menunggu), atau offered
Expires After — sisa waktu lease sebelum harus di-renew

tidak bisa konek, cek DHCP lease terlebih dahulu. Jika MAC address subscriber tidak muncul di daftar lease, kemungkinan ada masalah di layer fisik (kabel, ODP, ONT). Jika MAC muncul tapi status "waiting", kemungkinan ada conflict IP atau pool DHCP sudah penuh.

Monitoring

LancarTech menyediakan monitoring jaringan komprehensif yang berjalan 24/7. Semua data metrik disimpan di VictoriaMetrics untuk retensi jangka panjang dan query performa tinggi. Berikut komponen monitoring yang tersedia:

Bandwidth Graph

Grafik bandwidth real-time dan historis per interface, per subscriber, atau per router. Data di-polling setiap 30 detik dan disimpan di VictoriaMetrics dengan retensi hingga 1 tahun. Anda bisa melihat grafik dalam rentang waktu 1 jam, 24 jam, 7 hari, 30 hari, atau custom range. Grafik menampilkan traffic inbound/outbound dalam format yang mudah dibaca (bps, Kbps, Mbps, Gbps).

SNMP Polling

Polling SNMP v2c otomatis ke semua perangkat yang terdaftar dengan interval yang bisa dikonfigurasi (default 60 detik). Data yang dikumpulkan: traffic per interface (in/out octets), CPU usage, memory utilization, disk usage, dan system uptime. Mendukung custom OID untuk mengambil metrik spesifik perangkat tertentu.

Device Status

Monitoring status online/offline semua perangkat jaringan dengan health check berkala. LancarTech melakukan ping dan REST API health check ke setiap router. Jika perangkat terdeteksi down selama lebih dari threshold yang ditentukan (default 3 menit), alert otomatis dikirim via WhatsApp dan/atau Telegram ke admin yang ditunjuk. Dashboard menampilkan timeline status up/down setiap perangkat.

Uptime Tracking

Riwayat uptime lengkap setiap perangkat dengan kalkulasi SLA availability otomatis. Sistem mencatat setiap event down dan up, durasi downtime, dan menghitung persentase availability bulanan. Berguna untuk laporan SLA ke pelanggan enterprise atau dokumentasi kualitas jaringan. Contoh: jika router down 2 jam dalam 1 bulan (720 jam), SLA = 99.72%.

Session Tracking

LancarTech memantau sesi aktif PPPoE dan Hotspot di semua router MikroTik yang terhubung secara real-time. Data sesi di-polling setiap 30 detik dari endpoint REST API router dan ditampilkan di dashboard terpusat.

Fitur session tracking yang tersedia:

Daftar sesi aktif real-time — username, IP, uptime, bandwidth saat ini (upload/download)
Riwayat sesi — log koneksi dan diskoneksi lengkap dengan durasi dan traffic total
Force disconnect — putuskan sesi subscriber tertentu langsung dari dashboard
Filter dan pencarian — cari sesi berdasarkan username, IP, router, atau status
Deteksi sesi ganda — alert jika satu akun login dari beberapa lokasi bersamaan
Grafik sesi — visualisasi jumlah sesi aktif per router dalam bentuk chart time-series

VPN Management

LancarTech mendukung pengelolaan VPN server di MikroTik melalui REST API. Anda bisa mengkonfigurasi dan memonitor layanan VPN langsung dari dashboard tanpa perlu login ke router.

Setup VPN via LancarTech

LancarTech mendukung tiga protokol VPN yang tersedia di MikroTik:

PPTP (Point-to-Point Tunneling Protocol)

Protokol VPN paling mudah di-setup dan kompatibel dengan hampir semua perangkat. Cocok untuk kebutuhan VPN sederhana. Namun, tingkat enkripsinya lebih rendah dibanding L2TP dan SSTP. Setup: LancarTech membuat PPTP server di MikroTik, lalu mengelola user dan profil bandwidth secara otomatis.

L2TP/IPSec (Layer 2 Tunneling Protocol)

Protokol VPN yang lebih aman dengan enkripsi IPSec. Direkomendasikan untuk koneksi antar-cabang (site-to-site) atau remote access karyawan. LancarTech mengkonfigurasi L2TP server, IPSec peers, proposals, dan profiles di MikroTik. User management dan credential otomatis disinkronkan.

SSTP (Secure Socket Tunneling Protocol)

Protokol VPN yang berjalan di atas HTTPS (port 443) sehingga sulit diblokir oleh firewall atau ISP. Ideal untuk pengguna yang berada di jaringan restriktif. Memerlukan sertifikat SSL di router. LancarTech membantu setup server SSTP dan manajemen sertifikat.

Monitoring & User Management

Daftar user VPN aktif beserta IP, uptime, dan traffic real-time
Tambah, edit, dan hapus user VPN langsung dari dashboard LancarTech
Monitoring bandwidth per tunnel VPN dengan grafik historis
Log koneksi dan diskoneksi VPN untuk audit keamanan
Alert otomatis jika tunnel VPN site-to-site terputus

Firewall Management

LancarTech menyediakan antarmuka visual untuk melihat dan mengelola firewall rules di MikroTik. Semua operasi dilakukan via REST API sehingga perubahan langsung diterapkan di router tanpa perlu akses Winbox.

Filter Rules

Lihat dan kelola aturan firewall filter (input, forward, output). Dashboard menampilkan chain, action (accept, drop, reject), source/destination address, protocol, port, dan jumlah packet/byte yang match setiap rule. Anda bisa menambah, mengedit, mengaktifkan/menonaktifkan, menghapus, dan mengubah urutan rule langsung dari LancarTech.

NAT Rules

Kelola aturan Network Address Translation — baik srcnat (masquerade untuk internet sharing) maupun dstnat (port forwarding ke server internal). LancarTech menampilkan semua NAT rules beserta statistik traffic yang melewatinya. Ideal untuk mengatur port forwarding ke subscriber yang membutuhkan public IP atau menjalankan server.

Address Lists

Kelola address list di MikroTik yang sering digunakan untuk firewall rules dan routing. Anda bisa membuat address list untuk mengelompokkan IP (contoh: daftar IP yang diblokir, IP subscriber premium, IP server internal). Address list bisa direferensikan di filter rules dan NAT rules untuk manajemen yang lebih terstruktur.

Mangle Rules

Lihat aturan mangle yang digunakan untuk packet marking dan QoS (Quality of Service). Mangle rules penting untuk advanced traffic management seperti load balancing multi-WAN, policy-based routing, dan packet classification untuk queue tree.

diterapkan di router. Kesalahan konfigurasi firewall bisa membuat router tidak bisa diakses. Pastikan Anda memahami dampak perubahan sebelum menyimpan. LancarTech menyediakan fitur preview perubahan sebelum diterapkan.

CPE Management (ACS Built-in)

Untuk ISP yang menggunakan perangkat CPE (Customer Premises Equipment) seperti ONT/ONU, LancarTech memiliki sistem ACS (Auto Configuration Server) built-in untuk manajemen perangkat via protokol TR-069 (CWMP). Sistem ACS ini berjalan langsung di dalam platform LancarTech — tidak perlu menginstall atau mengkonfigurasi software ACS pihak ketiga seperti GenieACS.

Fitur CPE management otomatis aktif untuk semua paket yang mendukungnya. CPE yang terhubung ke jaringan Anda akan terdeteksi dan dapat dikelola langsung dari dashboard LancarTech.

Fitur CPE Management

Generate ratusan voucher sekaligus dengan satu klik — tentukan jumlah, durasi akses (jam/hari), bandwidth, dan masa berlaku voucher.
Setiap voucher memiliki kode unik yang bisa digunakan untuk login di halaman hotspot. Kode bisa berupa alfanumerik acak atau format custom.
Cetak voucher dalam format PDF atau thermal printer dengan layout yang bisa dikustomisasi (termasuk logo ISP, SSID, dan instruksi koneksi).
Tracking penggunaan voucher — lihat status aktif, terpakai, atau expired. Dashboard menampilkan statistik total voucher yang sudah di-generate dan digunakan.
Konfigurasi WiFi jarak jauh — ubah SSID, password, channel, dan mode tanpa kunjungan lapangan
Firmware upgrade massal — perbarui firmware CPE secara terjadwal untuk seluruh perangkat atau per model
Monitoring sinyal optik — pantau Rx/Tx power level ONT untuk deteksi dini masalah fiber

Alur Auto-Discovery CPE

1
CPE Terhubung ke Jaringan

Saat CPE (ONT/ONU) baru dinyalakan dan terhubung ke jaringan ISP, perangkat secara otomatis mencari ACS server berdasarkan konfigurasi DHCP Option 43/60 atau URL ACS yang sudah di-set dari pabrik.

2
ACS Menerima Inform

CPE mengirim TR-069 Inform message ke ACS LancarTech (acs.lancartech.com:7547). ACS mencatat serial number, model, firmware version, dan parameter dasar perangkat.

3
Perangkat Muncul di Dashboard

CPE yang baru terdeteksi muncul di halaman CPE Management dengan status 'New'. Admin dapat langsung melihat detail perangkat dan melakukan provisioning.

4
Auto-Provisioning Template

Jika template provisioning sudah dikonfigurasi untuk model CPE tersebut, sistem otomatis menerapkan konfigurasi: SSID WiFi, password, VLAN, dan parameter lainnya tanpa intervensi manual.

Perangkat CPE yang Didukung

Merek & ModelTipeFitur Didukung
Huawei HG8546MGPON ONTWiFi config, firmware upgrade, signal monitoring, remote reboot
ZTE F660GPON ONTFull provisioning, factory reset, diagnostik, parameter config
ZTE F670LGPON ONTDual-band WiFi, TR-069 penuh, signal monitoring
FiberHome AN5506-04GPON ONTAuto-provisioning, reboot, firmware upgrade
Nokia G-240W-AGPON ONTWiFi config, monitoring, remote management
BDCOM GP1704-4FGPON ONTProvisioning dasar, reboot, monitoring

Remote Actions & Signal Monitoring

Remote Reboot — restart CPE jarak jauh tanpa kunjungan teknisi
Factory Reset — kembalikan CPE ke pengaturan pabrik via TR-069
Diagnostik — jalankan ping, traceroute, dan speed test dari sisi CPE
Signal Monitoring — pantau Rx/Tx optical power, suhu, dan voltage CPE secara real-time
Parameter Config — ubah konfigurasi WAN, LAN, DNS, dan VLAN CPE secara terpusat

(ZTE C300, Huawei MA5608T, dll.) termasuk registrasi ONU, konfigurasi VLAN, dan monitoring port GPON, lihat dokumentasi OLT Management.

OLT & ODP

LancarTech menyediakan manajemen infrastruktur fiber optik yang komprehensif. Catat dan pantau semua perangkat OLT, ODP, dan jalur fiber Anda dalam satu dashboard terpusat.

OLT (Optical Line Terminal)

Daftarkan perangkat OLT Anda dan pantau status setiap port GPON/EPON. LancarTech menampilkan jumlah ONT terhubung per port, Rx/Tx optical power level, kapasitas terpakai vs total, dan status alarm. Mendukung berbagai merek OLT populer seperti ZTE, Huawei, FiberHome, dan BDCOM. Dashboard OLT memberikan overview kesehatan seluruh perangkat OLT Anda.

ODP (Optical Distribution Point)

Kelola titik distribusi fiber optik di lapangan. Catat lokasi ODP (dengan koordinat GPS untuk tampilan di peta), kapasitas port (4, 8, 16 port), port yang terpakai, dan subscriber yang terhubung di setiap port. Saat teknisi mendaftarkan subscriber baru, mereka bisa memilih ODP dan port yang tersedia langsung dari aplikasi.

Mapping Fiber & Port Tracking

Visualisasi jalur fiber dari OLT ke ODP ke subscriber pada peta interaktif. Lacak setiap port dari OLT hingga ke pelanggan akhir. Fitur ini membantu perencanaan ekspansi jaringan (area mana yang butuh ODP baru), troubleshooting (cari tahu jalur fiber yang bermasalah), dan dokumentasi infrastruktur yang akurat.

Network Map

Fitur Network Map menampilkan topologi jaringan Anda pada peta interaktif berbasis Leaflet dengan tile OpenStreetMap. Peta memberikan visualisasi geografis seluruh infrastruktur jaringan Anda, membantu dalam perencanaan, monitoring, dan troubleshooting.

Elemen yang ditampilkan di peta:

Service diaktifkan
POST /rest/ppp/secret
Membuat PPP secret baru dengan name=username, password, profile sesuai paket, dan service=pppoe
Service diaktifkan
POST /rest/ppp/secret
Membuat PPP secret baru dengan name=username, password, profile sesuai paket, dan service=pppoe

Troubleshooting

Panduan pemecahan masalah umum yang sering dijumpai saat menggunakan fitur jaringan LancarTech. Ikuti langkah-langkah berikut untuk mendiagnosis dan menyelesaikan masalah.

Router tidak terkoneksi ke LancarTech

Jika router menunjukkan status "Offline" atau test koneksi gagal, periksa hal berikut secara berurutan:

  1. 1.Service diaktifkan
  2. 2.POST /rest/ppp/secret
  3. 3.Membuat PPP secret baru dengan name=username, password, profile sesuai paket, dan service=pppoe
  4. 4.Service diaktifkan
  5. 5.POST /rest/ppp/secret
  6. 6.Membuat PPP secret baru dengan name=username, password, profile sesuai paket, dan service=pppoe

PPP Secret gagal dibuat

Jika LancarTech gagal membuat PPP secret di router saat aktivasi service, periksa:

  1. 1.Service diaktifkan
  2. 2.POST /rest/ppp/secret
  3. 3.Membuat PPP secret baru dengan name=username, password, profile sesuai paket, dan service=pppoe
  4. 4.Huawei HG8546M
  5. 5.GPON ONT

Bandwidth subscriber tidak sesuai paket

Jika subscriber mendapat bandwidth yang berbeda dari yang dikonfigurasi di paket, lakukan pengecekan berikut:

  1. 1.Service diaktifkan
  2. 2.POST /rest/ppp/secret
  3. 3.Membuat PPP secret baru dengan name=username, password, profile sesuai paket, dan service=pppoe
  4. 4.Huawei HG8546M
  5. 5.GPON ONT

Subscriber tidak bisa konek (PPPoE/Hotspot)

Langkah troubleshooting jika subscriber melaporkan gagal koneksi:

  1. 1.Service diaktifkan
  2. 2.POST /rest/ppp/secret
  3. 3.Membuat PPP secret baru dengan name=username, password, profile sesuai paket, dan service=pppoe
  4. 4.Service diaktifkan
  5. 5.POST /rest/ppp/secret
  6. 6.Membuat PPP secret baru dengan name=username, password, profile sesuai paket, dan service=pppoe

Data monitoring tidak muncul atau tidak update

Jika grafik bandwidth kosong atau data monitoring tidak terupdate:

  1. 1.Service diaktifkan
  2. 2.POST /rest/ppp/secret
  3. 3.Membuat PPP secret baru dengan name=username, password, profile sesuai paket, dan service=pppoe
  4. 4.Huawei HG8546M
  5. 5.GPON ONT